Makanan dan Minuman Bernutrisi Penting untuk Ibu Menyusui: Panduan Lengkap

Ibu menyusui membutuhkan asupan makanan dan minuman bernutrisi agar produksi ASI dapat maksimal dan kesehatan mereka tetap terjaga. Sebuah survei yang dilakukan oleh Prenagen pada Juli 2025 menunjukkan bahwa meskipun 91% ibu hamil merasa siap untuk menyusui, hanya 39% yang mengetahui pentingnya memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan anak sesuai anjuran WHO dan Kemenkes RI. Ini mengindikasikan adanya kesenjangan pemahaman yang perlu diperbaiki, terutama berkaitan dengan nutrisi ibu.

Pentingnya Nutrisi bagi Ibu Menyusui

Selama masa menyusui, kebutuhan nutrisi ibu meningkat signifikan. Dr. Dewi Virdianti P., seorang Health Communicator di Kalbe Nutritionals, menjelaskan bahwa Ibu memerlukan asupan zat gizi yang lebih, seperti protein, kalsium, vitamin B kompleks, dan DHA. Nutrisi ini tidak hanya penting untuk kesehatan bayi tetapi juga untuk kondisi fisik dan mental ibu. Asupan makanan yang seimbang menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Ibu menyusui memerlukan tambahan kalori sekitar 500 kalori per hari dibandingkan wanita yang tidak menyusui. Kebutuhan ini bervariasi tergantung pada aktivitas fisik, metabolisme, dan frekuensi menyusui. Selain kalori, pemenuhan vitamin dan mineral yang cukup juga sangat penting. Vitamin A, B, C, D, dan E serta mineral seperti kalsium, zat besi, dan zinc perlu tercukupi dalam jumlah yang lebih besar selama menyusui.

Makanan yang Disarankan untuk Ibu Menyusui

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk Ibu menyusui:

  1. Daging Sapi Tanpa Lemak: Sumber protein berkualitas tinggi dan zat besi. Keduanya penting untuk mencegah anemia dan meningkatkan energi.

  2. Ikan Salmon: Mengandung DHA, asam lemak omega-3 yang penting bagi perkembangan sistem saraf bayi dan kesehatan jantung Ibu.

  3. Susu Rendah Lemak dan Produk Olahannya: Sumber kalsium, protein, dan vitamin D. Kalsium penting untuk kesehatan tulang Ibu dan mendukung pertumbuhan tulang bayi.

  4. Roti Gandum dan Biji-bijian Utuh: Menyediakan serat, asam folat, dan zat besi. Serat membantu pencernaan dan mencegah sembelit.

  5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Kacang-kacangan seperti almond dan kacang mete kaya akan protein dan lemak sehat, sementara biji-bijian seperti biji chia dan biji rami adalah sumber omega-3.

Junita, Business Group Manager di Prenagen, menambahkan bahwa ASI eksklusif bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitasnya. Nutrisi yang dikonsumsi ibu akan diserap tubuh dan dialirkan melalui ASI, yang menentukan kandungan penting bagi buah hati di awal kehidupannya.

Mengatur Asupan Nutrisi

Ibu menyusui disarankan untuk memilih makanan yang kaya nutrisi dan tetap memperhatikan jumlah gula yang dikonsumsi. Mengacu pada pendapat Junita, mengonsumsi susu dengan kadar gula rendah juga penting agar nyaman selama masa menyusui.

Jadi, penting untuk memahami bahwa memenuhi kebutuhan nutrisi selama menyusui tidak hanya berkontribusi pada kesehatan ibu, tetapi juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Oleh karena itu, Ibu disarankan untuk memperhatikan pola makan seimbang demi kesehatan bersama. Nutrisi yang tepat dapat membantu ibu merasa lebih bertenaga dan percaya diri dalam menyusui.

Exit mobile version