Bisa Mengancam Nyawa: 5 Penyakit Paling Menular di Dunia yang Perlu Diwaspadai

Penyakit menular tetap menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, karena penularannya yang cepat dan mudah. Di dunia yang semakin terhubung, penyebaran penyakit ini bisa terjadi dalam hitungan jam, sehingga penting untuk memahami penyakit mana yang memiliki potensi menular tertinggi.

Studi terbaru dalam Nature Reviews Microbiology (2021) menunjukkan bahwa virus pernapasan seperti campak, influenza, dan SARS-CoV-2 sangat menular. Mereka menyebar melalui udara dan dapat bertahan lama di lingkungan, serta sering menyebar dari pembawa yang tidak menunjukkan gejala.

1. Campak
Campak adalah salah satu penyakit paling menular di dunia. Virus ini menyebar lewat udara ketika penderita batuk atau bersin, dan dapat bertahan hingga dua jam di ruang tertutup. Satu kasus campak saja bisa menyebabkan wabah, terutama di wilayah dengan imunisasi rendah. Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, mata merah, dan ruam khas. Menurut WHO, vaksin MMR adalah cara efektif mencegah campak, namun keraguan vaksin memicu wabah kambuh.

2. COVID-19
COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 mengubah pemahaman dunia tentang penyakit menular. Virus ini menyebar melalui droplet, aerosol, dan kontak dengan permukaan tercemar. Penularan dari orang tanpa gejala jadi tantangan besar dalam mencegah penyebaran. Vaksin dan perawatan membantu mengurangi kematian, tetapi virus yang bermutasi menghasilkan varian baru lebih menular. Penggunaan masker dan kebersihan tetap menjadi upaya pencegahan yang krusial.

3. Influenza
Influenza adalah virus musiman yang menyebabkan infeksi tahunan di seluruh dunia. Virus ini menyebar lewat droplet batuk dan bersin serta dapat bertahan beberapa saat di permukaan benda. Influenza mudah menyebar di lingkungan padat seperti sekolah dan kantor. Vaksin flu adalah perlindungan utama untuk mengurangi risiko infeksi dan komplikasi, terutama bagi anak-anak dan lansia. Kebiasaan cuci tangan dan etika batuk juga membantu menekan penyebaran.

4. Norovirus
Norovirus dikenal sebagai penyebab flu perut sangat menular. Penularannya melalui makanan, air, atau kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. Hanya butuh beberapa partikel virus untuk menimbulkan infeksi sehingga mudah menimbulkan wabah di fasilitas umum seperti rumah sakit dan kapal pesiar. Gejala utamanya adalah mual, muntah, diare, serta kram perut yang berlangsung satu hingga tiga hari. Cuci tangan yang sangat baik dan kebersihan makanan sangat penting untuk pencegahan.

5. Tuberkulosis (TB)
Tuberkulosis tetap menjadi penyakit menular yang menimbulkan dampak besar meskipun sudah ada metode pencegahan dan pengobatan. Bakteri Mycobacterium tuberculosis menyebar lewat udara saat penderita batuk atau bersin. TB umumnya menyerang paru-paru, namun dapat menjadi laten dan aktif kembali jika sistem imun menurun. Pengobatan antibiotik yang tepat dan vaksinasi BCG dapat membantu mengendalikan penyebaran TB di masyarakat.

Memahami karakteristik penyebaran dan gejala penyakit menular ini sangat penting agar kita dapat melindungi diri dan orang sekitar. Pencegahan seperti vaksinasi, menjaga kebersihan, hingga penggunaan masker menjadi langkah efektif yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan global. Kesadaran dan tindakan proaktif menjadi kunci menurunkan risiko penyebaran penyakit berbahaya ini.

Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com
Exit mobile version