Konsumsi makanan di malam hari memiliki dampak besar terhadap kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Ahli gizi memperingatkan adanya jenis-jenis makanan yang perlu dihindari karena efeknya yang bisa mengganggu tidur nyenyak dan kondisi tubuh. Berikut ini enam makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi di malam hari menurut para ahli.
1. Cokelat
Cokelat mengandung kafein dan gula tambahan yang dapat mengganggu kualitas tidur. Kristen Carli, MS, RD, ahli diet dari Real Simple, menjelaskan bahwa gula menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang bisa membuat seseorang tetap terjaga. Oleh sebab itu, konsumsi cokelat sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum tidur agar tidak mengganggu waktu tidur.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas sering mengakibatkan gangguan pencernaan seperti mulas dan refluks asam. Kondisi ini dapat membuat tidur menjadi tidak nyaman dan berisiko mengganggu siklus tidur. Karena itu, sebaiknya hindari makanan pedas sebelum Anda beristirahat agar tidur lebih berkualitas.
3. Buah-buahan Kering
Meskipun kelihatannya sehat, buah-buahan kering memiliki kadar gula alami yang tinggi dan kandungan kalori yang padat. Konsumsi berlebihan di malam hari dapat menyebabkan insomnia dan membuat tubuh sulit rileks untuk tidur. Buah segar lebih direkomendasikan untuk camilan menjelang tidur.
4. Sereal
Sereal manis mengandung karbohidrat olahan dan gula tinggi yang memicu lonjakan gula darah. Lonjakan ini berpotensi mengganggu waktu tidur sekaligus berkontribusi pada penambahan berat badan jika dikonsumsi secara rutin malam hari. Pilihlah makanan yang lebih rendah gula dan kaya serat sebagai alternatif.
5. Keripik Kentang
Keripik kentang memiliki kandungan karbohidrat olahan, kalori, dan lemak yang cukup tinggi. Asupan camilan ini menjelang tidur berpotensi menaikkan kadar gula darah dan lemak tubuh, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas tidur dan membuat tubuh kurang pulih saat bangun.
6. Es Krim
Es krim mengandung lemak jenuh dan produk susu tinggi lemak yang sulit dicerna pada malam hari. Efek sampingnya bisa berupa refluks asam dan gangguan pencernaan, yang berkontribusi pada gangguan tidur. Hindari konsumsi es krim terlalu dekat dengan waktu tidur agar tidak mengalami masalah tersebut.
Menghindari keenam jenis makanan tersebut pada malam hari dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan menjaga kesehatan pencernaan. Para ahli menekankan pentingnya memilih camilan yang rendah gula, rendah lemak jenuh, dan mudah dicerna sebelum beristirahat. Dengan pola konsumsi yang tepat, tubuh dapat beristirahat optimal untuk memulai hari baru yang lebih segar.
Selain memperhatikan jenis makanan, cobalah untuk mengatur waktu makan agar tidak terlalu dekat dengan jam tidur. Memberi jarak antara makan malam dan waktu tidur membantu tubuh mencerna makanan dengan baik dan meminimalisir risiko gangguan kesehatan. Kualitas tidur yang baik akan berpengaruh positif pada energi, mood, dan fungsi kognitif selama beraktivitas.
Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Jadi, mengenali reaksi tubuh sendiri terhadap makanan tertentu juga penting agar pola makan malam dapat disesuaikan secara personal. Konsultasi dengan ahli gizi atau profesional kesehatan bisa menjadi solusi tepat untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai kebutuhan Anda.
