Lagu ‘Rukun Sama Teman’ Ciptaan Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Wajib Dinayikan di Upacara Bendera 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan lagu "Rukun Sama Teman" wajib dinyanyikan dalam upacara bendera setiap hari Senin pada sekolah-sekolah di Indonesia mulai tahun 2026. Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 mengenai Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah.

Dalam surat edaran tersebut, terdapat tiga ketentuan utama yang harus dilakukan sekolah. Pertama, setiap satuan pendidikan wajib mengadakan upacara bendera setiap hari Senin. Kedua, peserta wajib membaca Ikrar Pelajar Indonesia setelah pembacaan naskah Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Ketiga, setelah menyanyikan lagu wajib nasional, peserta diwajibkan untuk menyanyikan lagu "Rukun Sama Teman".

Siapa Pencipta Lagu "Rukun Sama Teman"?
Lagu "Rukun Sama Teman" merupakan ciptaan langsung dari Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti. Lagu ini dinyanyikan oleh Quinn Salman dan Prince Poetiray, yang sebelumnya dikenal melalui karya mereka di film animasi Indonesia berjudul "Jumbo". Dengan hadirnya lagu ini, Kemendikdasmen ingin memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah.

Lirik dan Makna Lagu "Rukun Sama Teman"
Berikut adalah lirik lagu "Rukun Sama Teman":

  1. Semua insan ciptaan Tuhan
    Berbeda rupa dan kemampuan
    Mari saling menghormati
    Jangan saling menyakiti

  2. Tak ada guna permusuhan
    Tak ada guna pertengkaran
    Mari jalin persahabatan
    Rukun sama teman

  3. Banyak kawan kita tenang
    Banyak sahabat kita hebat
    Mari bergandeng tangan
    Rukun sama teman

Makna dari lagu ini sangat mendalam. Lagu ini mengajarkan pentingnya sikap saling menghormati dan menyayangi antar sesama. Setiap anak sebagai ciptaan Tuhan memiliki keunikan dan kemampuan yang berbeda-beda yang harus dihargai.

Menurut akun Instagram resmi Kemendikdasmen, lagu ini dibuat untuk memperkaya konten edukasi yang ramah anak dan memperkuat pendidikan karakter di sekolah. Lagu tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan seharusnya dijadikan sumber kekuatan, bukan pemicu permusuhan. Permusuhan dan pertengkaran tidak memberikan manfaat, malah merusak hubungan dan menguras energi.

Untuk itu, perdamaian dan persahabatan di antara siswa sangat penting demi menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman. Lagu ini tidak hanya relevan untuk siswa tetapi juga sebagai pesan bagi guru untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan menghargai tiap potensi siswa.

Tujuan Penerapan Lagu dalam Upacara Bendera
Penerapan lagu "Rukun Sama Teman" dalam upacara bendera bertujuan membangun karakter siswa yang berjiwa nasionalisme dan patriotisme. Lagu ini menjadi salah satu media untuk menanamkan nilai kebersamaan, saling menghormati, dan toleransi antar pelajar. Pelaksanaan rutin setiap Senin diharapkan dapat membiasakan siswa untuk hidup rukun serta menghindari konflik di lingkungan sekolah.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan karakter yang baik. Hal ini penting agar sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tapi juga sarana pembentukan kepribadian dan sosial yang sehat.

Dengan hadirnya lagu "Rukun Sama Teman" dalam pelaksanaan upacara bendera, diharapkan nilai-nilai persahabatan, saling mendukung, dan menjaga kerukunan semakin melekat pada diri setiap siswa. Lagu ini menjadi simbol konkret tentang pentingnya hubungan harmonis antar teman sebagai pondasi utama dalam pendidikan karakter di Indonesia.

Untuk para pelajar dan guru, penting menghafal dan memahami makna lagu ini agar dapat menghayati pesan positif yang disampaikan. Lagu “Rukun Sama Teman” bukan sekadar lagu pengiring upacara, melainkan sarana pendidikan karakter yang efektif untuk membangun peradaban sekolah yang aman, ramah, dan menghargai setiap perbedaan.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button