Double cleansing sudah populer sebagai langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, menurut dr. Yessica Tania dpl AAAM atau dr Zie, dokter estetika sekaligus content creator di TikTok, teknik double cleansing yang benar jauh lebih penting daripada produk yang digunakan. Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menggosok wajah terlalu keras, terutama menggunakan kapas, sehingga berpotensi merusak skin barrier.
Dr. Zie menjelaskan bahwa kapas merupakan physical exfoliator yang menyebabkan gesekan berlebih pada kulit. Gesekan ini dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier), sehingga kulit menjadi lebih mudah iritasi dan rentan terhadap masalah seperti jerawat. Gesekan yang keras ini tidak hanya terjadi pada saat menggunakan kapas, tetapi juga saat menggosok wajah dengan tangan saat mencuci muka menggunakan sabun.
Langkah double cleansing yang benar
- Mulailah dengan membersihkan tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer agar tangan bersih dari kuman.
- Gunakan oil cleanser, balm cleanser, atau micellar water dengan formula non-comedogenic supaya tidak menyumbat pori-pori.
- Usapkan cleanser pada seluruh wajah secara merata dan gosok dengan lembut sampai makeup dan kotoran terangkat sempurna.
- Lanjutkan dengan mencuci muka menggunakan sabun pembersih wajah yang sesuai jenis kulit.
- Bilas menggunakan air dengan suhu kamar agar kulit tetap nyaman dan tidak kering.
Dr. Zie menegaskan bahwa double cleansing tidak harus selalu menggunakan produk oil cleanser atau micellar water. Mencuci muka dua kali dengan sabun pembersih saja bisa disebut double cleansing, asalkan tekniknya tepat dan lembut agar skin barrier tidak rusak.
Mengapa skin barrier penting dijaga?
Skin barrier berfungsi melindungi kulit dari iritasi, bakteri, dan kehilangan cairan alami. Kerusakan pada skin barrier memicu kulit menjadi kemerahan, kering, gatal, dan mudah berjerawat. Oleh karena itu, proses pembersihan wajah perlu dilakukan dengan hati-hati agar kulit tetap sehat.
Menurut dr. Zie, menggosok wajah terlalu keras dengan kapas atau tangan merupakan salah satu penyebab utama kerusakan skin barrier. Jadi, penting untuk menghindari tekanan berlebih dan menggunakan gerakan lembut ketika membersihkan wajah.
Efek double cleansing pada kulit berjerawat
Double cleansing yang dilakukan dengan teknik benar dapat membantu menghilangkan sisa makeup, debu, serta minyak berlebih yang menyumbat pori-pori. Dr. Zie menyebutkan bahwa tujuan double cleansing adalah membersihkan wajah secara menyeluruh sampai benar-benar bersih agar kulit tidak berjerawat.
Namun, penggunaan produk yang salah atau menggosok wajah secara kasar justru dapat memicu iritasi dan memperparah jerawat. Ini menggarisbawahi pentingnya memilih produk non-komedogenik dan mengaplikasikannya dengan lembut.
Catatan tambahan dari dr. Zie
- Hindari penggunaan kapas secara kasar saat double cleansing.
- Pilih produk pembersih wajah yang ramah kulit dan sesuai dengan tipe kulit.
- Jangan menggosok wajah terlalu keras meskipun dengan tangan.
- Bilas wajah dengan air bersuhu kamar, bukan air panas atau dingin ekstrem.
Teknik double cleansing yang tepat akan membantu menjaga skin barrier tetap utuh dan membuat kulit tampak lebih sehat dan bersih tanpa menimbulkan risiko iritasi. Dengan demikian, rutinitas ini efektif untuk meminimalkan timbulnya jerawat sekaligus menjaga kualitas kulit jangka panjang.
Memahami cara double cleansing yang benar menurut dokter estetika seperti dr. Zie sangat penting agar manfaat perawatan kulit bisa didapat secara maksimal. Fokus pada teknik dan produk yang digunakan akan melindungi skin barrier sekaligus menjaga kulit tetap sehat dan nyaman.





