Batal Debut September 2026, Bocoran Tanggal Baru iPhone Fold Terungkap

Apple dikabarkan mengubah jadwal peluncuran ponsel lipat pertamanya, yang selama ini ramai disebut sebagai iPhone Fold. Perangkat ini semula diperkirakan debut pada September 2026, tetapi bocoran terbaru menyebut Apple kini menargetkan peluncuran pada Desember 2026.

Informasi itu memunculkan tanda tanya baru di tengah antusiasme pasar terhadap langkah Apple masuk ke segmen foldable. Bagi Apple, penundaan seperti ini bukan hal yang asing karena perusahaan tersebut kerap memilih waktu rilis yang lebih hati-hati demi memastikan produk masuk pasar dalam kondisi matang.

Bocoran jadwal peluncuran iPhone Fold

Analis Tim Long menjadi salah satu sumber yang menyebut iPhone Fold kemungkinan bergeser dari jadwal awal. Dalam laporan yang beredar, ia memperkirakan Apple tidak lagi mengikuti tradisi merilis perangkat baru pada bulan September, melainkan menyiapkan debut di penghujung 2026.

Langkah ini dinilai masih sejalan dengan target tahunan Apple, hanya saja waktunya berbeda dari pola peluncuran iPhone reguler. Apple sebelumnya juga pernah menerapkan strategi serupa saat menghadirkan iPhone X, yang datang tidak bersamaan dengan model iPhone lainnya.

Alasan penundaan: teknologi lipat yang masih rumit

Penundaan tersebut diduga berkaitan erat dengan proses produksi dan penyempurnaan teknologi layar lipat. Dibanding ponsel biasa, perangkat foldable membutuhkan presisi lebih tinggi pada panel layar, engsel, dan sistem lipatan agar perangkat tetap tahan lama.

Salah satu fokus utama Apple disebut masih sama seperti yang menjadi sorotan industri foldable selama ini, yaitu mengurangi atau bahkan menghilangkan bekas lipatan pada layar. Dalam banyak ponsel lipat yang sudah lebih dulu beredar, crease masih terlihat jelas dan kerap menjadi keluhan pengguna.

Beberapa laporan juga menyebut Apple sedang mengembangkan material layar baru untuk membuat lipatan nyaris tak terlihat. Pendekatan ini menunjukkan Apple tidak ingin terburu-buru hanya demi menjadi yang pertama di pasar.

Desain book-style dan pengalaman ala iPhone-iPad

Bocoran yang beredar menggambarkan iPhone Fold sebagai perangkat dengan desain book-style foldable. Artinya, ponsel ini akan membuka seperti buku, dengan layar utama di bagian dalam dan layar sekunder di bagian luar.

Berikut sejumlah spesifikasi yang banyak disebut dalam laporan bocoran:

  1. Layar dalam sekitar 7,8 inci.
  2. Layar luar sekitar 5,5 inci.
  3. Rasio layar yang mendekati pengalaman iPad untuk multitasking.
  4. Dukungan split screen untuk penggunaan dua aplikasi sekaligus.

Jika bocoran ini akurat, Apple bisa menghadirkan pengalaman yang memadukan fungsi iPhone dan iPad dalam satu perangkat. Kombinasi itu akan menjadi daya tarik besar bagi pengguna yang menginginkan ponsel premium dengan fleksibilitas tinggi.

Harga iPhone Fold diprediksi sangat mahal

Selain jadwal peluncuran, harga iPhone Fold juga menjadi perhatian besar. Berdasarkan bocoran yang beredar, model 256GB diperkirakan dijual mulai dari US$1.999 atau sekitar Rp32 juta.

Varian 512GB disebut bisa berada di kisaran US$2.199 atau sekitar Rp35 juta, sementara model 1TB diprediksi menembus US$2.399 atau sekitar Rp38 juta. Ada pula perkiraan lain yang menyebut banderolnya bisa berada di rentang US$2.300 hingga US$2.900, setara sekitar Rp36 juta sampai Rp46 juta tergantung kapasitas.

Jika harga tersebut benar, iPhone Fold akan masuk jajaran iPhone termahal yang pernah dibuat Apple. Posisi itu bahkan mendekati harga laptop premium dan jauh di atas rata-rata harga ponsel flagship saat ini.

Pasar foldable dan strategi Apple

Pasar ponsel lipat saat ini sudah diisi oleh sejumlah merek yang lebih dulu meluncurkan model foldable. Namun, banyak di antaranya masih menghadapi masalah yang sama, mulai dari lipatan layar yang terlihat, daya tahan engsel, hingga harga yang tinggi.

Apple tampaknya membaca celah itu dengan hati-hati dan memilih menunggu sampai teknologinya dianggap cukup siap. Strategi tersebut sejalan dengan reputasi Apple yang kerap datang belakangan, tetapi mencoba menawarkan pengalaman yang lebih rapi dan konsisten.

Dengan target baru di akhir 2026, harga premium, serta fokus pada layar yang lebih mulus, iPhone Fold diproyeksikan menjadi langkah paling ambisius Apple di lini perangkat mobile. Jika semua bocoran ini terbukti, Apple tidak sekadar ikut tren ponsel lipat, tetapi berupaya menetapkan standar baru untuk kategori yang masih berkembang ini.

Source: yoursay.suara.com
Exit mobile version