Under cut tetap menjadi salah satu model rambut pria yang paling sering dipilih karena memberi kesan tegas, rapi, dan maskulin. Potongan ini bekerja baik untuk kebutuhan harian maupun acara formal karena sisi rambut dibuat tipis, sementara bagian atas dibiarkan lebih panjang agar mudah dibentuk.
Kunci utamanya ada pada teknik styling yang tepat dan pemilihan produk yang sesuai. Dengan pomade, wax, atau gel, undercut bisa terlihat lebih macho tanpa harus mengubah potongan dasar secara ekstrem.
Kenali dulu karakter dasar undercut
Undercut adalah model rambut pria dengan bagian samping dan belakang dipotong tipis, sedangkan bagian atas dibiarkan lebih panjang untuk ditata. Kontras itu membuat garis wajah terlihat lebih tegas dan memberi kesan percaya diri.
Gaya ini juga fleksibel karena bisa disesuaikan dengan bentuk wajah dan tekstur rambut. Tidak heran jika undercut sering dipilih pria yang ingin tampil bersih, modern, dan tetap maskulin.
1. Classic undercut untuk tampilan paling rapi
Gaya classic undercut cocok untuk pria yang ingin tampil simpel namun tetap berwibawa. Tatanan ini menonjolkan belahan yang jelas dan memberi kesan bersih saat dipakai ke kantor atau acara resmi.
Gunakan pomade secukupnya lalu ratakan dari depan ke belakang. Setelah itu, sisir rambut ke satu sisi agar garis belahan terlihat tegas dan hasil akhirnya lebih rapi.
2. Side swept undercut untuk kesan dinamis
Side swept undercut cocok untuk tampilan yang lebih hidup tanpa terlihat berlebihan. Arah sisiran rambut dibuat ke samping belakang, sehingga memberi dimensi dan kesan lebih modern.
Aplikasikan pomade dalam jumlah wajar agar rambut mudah diarahkan. Setelah itu, sisir ke samping dengan gerakan yang halus supaya hasilnya tetap natural dan tidak terlalu kaku.
3. Slicked back undercut untuk efek tegas
Slicked back undercut termasuk gaya yang paling populer karena mudah diterapkan dan langsung memberi aura kuat. Rambut bagian atas disisir ke belakang sehingga wajah terlihat lebih terbuka.
Untuk hasil yang bersih, gunakan pomade lalu sisir rambut ke belakang secara merata. Jika ingin tampilan yang tidak terlalu formal, sisir juga dengan jari agar teksturnya sedikit acak dan lebih natural.
4. Puffy undercut untuk volume yang lebih berani
Puffy undercut cocok bagi pria yang ingin tampil beda dan terlihat lebih menonjol. Gaya ini memberi volume di bagian atas, sehingga rambut tampak lebih penuh dan berkarakter.
Model ini lebih pas memakai gel dengan daya tahan kuat daripada pomade. Setelah gel dipakai, bentuk rambut ke atas dengan jari sampai terlihat berdiri dan memiliki efek mengembang.
5. Layered undercut untuk tekstur yang natural
Layered undercut memberi tampilan berlapis yang lebih lembut tetapi tetap maskulin. Gaya ini pas untuk pria yang ingin undercut terlihat rapi tanpa kesan terlalu dipaksa.
Cukup gunakan pomade lalu tata rambut ke belakang dengan bantuan tangan. Hasil akhirnya akan terlihat berlayer secara natural, dan gaya ini disebut cocok untuk pria berambut keriting karena bentuknya lebih mudah diatur.
Panduan praktis agar hasil styling lebih maksimal
- Gunakan produk styling secukupnya agar rambut tidak terlihat lepek.
- Aplikasikan saat rambut masih setengah kering supaya bentuknya lebih mudah dikunci.
- Gunakan sisir rapat untuk gaya yang rapi, lalu pilih jari jika ingin hasil lebih santai.
- Sesuaikan produk dengan tujuan tampilan, pomade untuk rapi, wax untuk fleksibel, dan gel untuk efek kaku atau berdiri.
- Pilih gaya yang cocok dengan bentuk wajah dan aktivitas harian agar undercut tetap nyaman dipakai.
Secara umum, undercut memberi banyak ruang untuk bereksperimen tanpa kehilangan karakter maskulin. Dengan teknik yang sederhana dan produk yang tepat, lima gaya di atas bisa membantu rambut terlihat lebih tegas, bersih, dan macho sepanjang hari.
Source: www.idntimes.com