Seserahan pernikahan Yosika Ayumi dan Aksa Uyun langsung mencuri perhatian karena tampil mewah, rapi, dan dikemas dengan nuansa pink-putih yang seragam. Iring-iringan mempelai pria terlihat membawa beberapa kotak seserahan menuju akad nikah yang digelar khidmat dengan adat Jawa di sebuah pendopo bergaya Jawa kolonial di kawasan Mantrijeron, Yogyakarta.
Perhatian publik juga tertuju pada isi seserahan yang beragam, dari perlengkapan ibadah hingga barang mode kelas atas. Di momen akad nikah itu, Aksa Uyun Dananjaya, putra sulung Soimah Pancawati, resmi menikahi Yosika Ayumi pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Kemasan seserahan bernuansa lembut
Kotak-kotak seserahan tampak ditata di atas tray putih dan dihiasi rangkaian bunga pink serta putih. Sebagian juga ditutup kotak akrilik transparan yang membuat isi seserahan terlihat sekaligus tetap tertata.
Pada salah satu kotak, terlihat mukena warna dusty pink lengkap dengan sajadah yang dibentuk seperti bunga. Di kotak sebelahnya, ada beberapa potong baju keluaran Alo dengan corak monokrom.
Tata letak serupa juga terlihat pada item lain yang dipilih Aksa. Setiap kotak disusun agar tampil bersih, serasi, dan tetap menonjolkan detail isi di dalamnya.
Barang mewah dan perlengkapan pribadi
Selain perlengkapan ibadah dan busana, seserahan itu memuat sejumlah barang fashion dan beauty item. Salah satunya adalah Mules keluaran Celine seri Alma Triomphe warna hitam yang dikemas dalam kotak bersama kacamata keluaran Cartier dalam hardcase hitam.
Satu set makeup dari Dior juga tampak ditempatkan pada kotak lain. Di sebelahnya ada alat catok dan set body care keluaran Victoria’s Secreet dengan kemasan pink muda yang memberi kesan manis.
Aksa juga menyertakan dua tas Chanel untuk Yosika. Salah satunya adalah Chanel Mini Flap Bag warna hitam seharga Rp100 jutaan yang dipasangkan dengan ikat pinggang Celine Triomphe bercorak hitam dan gesper keemasan.
Tas Chanel lain yang diberikan terlihat berupa Chanel Kelly Shopper warna dark beige. Ciri khasnya ada pada top handle kaku di bagian atas yang membuat tampilannya klasik dan formal.
Perhiasan dan jajanan pasar dalam satu rangkaian
Kotak lain berisi satu set perhiasan mewah. Isinya terdiri dari kalung, gelang, anting, hingga cincin berukuran besar yang dikemas dalam satu kotak.
Seserahan itu juga tidak melulu berisi barang mewah. Jajanan pasar seperti bolu kukus, nona manis, hingga semar mendem ikut disusun rapi dalam kotak polos.
Hiasan bunga bernuansa pink dan putih disemat di atas penutup kotak jajanan pasar tersebut. Perpaduan itu membuat seserahan tradisional tetap sejalan dengan konsep dekorasi yang seragam.
Mahar mengikuti tanggal pernikahan
Selain seserahan, mahar pasangan ini juga menarik perhatian. Uang senilai Rp852.026 dirangkai membentuk kelopak bunga mawar dan dikemas dalam bingkai putih berhias ukiran motif etnik.
Angka mahar itu disesuaikan dengan tanggal pernikahan mereka. Penyajiannya menambah kesan personal pada momen akad yang berlangsung dengan adat Jawa dan suasana yang tertib.
Kelengkapan isi seserahan menunjukkan perpaduan antara kebutuhan simbolik, unsur tradisi, dan pilihan barang berkelas. Penataan yang serba pink dan putih membuat seluruh rangkaian terlihat konsisten sejak kotak pertama hingga mahar terakhir.
Source: www.idntimes.com






