Celana jeans masih jadi salah satu pilihan paling aman untuk pria yang ingin tampil menarik tanpa terlihat berlebihan. Potongannya yang tepat bisa membuat tubuh tampak lebih proporsional, lebih maskulin, dan dalam beberapa model bahkan memberi kesan seksi yang kuat.
Masalahnya, tidak semua jeans cocok untuk semua bentuk tubuh. Salah pilih model justru bisa membuat siluet tubuh terlihat kurang pas, terutama jika potongan pinggang, panggul, dan lebar kaki tidak sesuai dengan postur.
High rise dan low rise untuk siluet yang tegas
Model high rise cocok untuk pria yang punya bentuk badan proporsional atau perut rata. Potongan pinggangnya jatuh di atas pusar, sehingga memberi tampilan yang rapi dan tegas.
Sebaliknya, low rise punya cutting pinggang sekitar 3 cm di bawah pusar atau tepat di bagian panggul. Model ini cocok untuk pria dengan perut rata dan bisa menonjolkan garis V di area panggul, yang sering terlihat pada pria yang rutin fitness.
Regular fit, aman untuk tubuh besar
Regular fit punya potongan panggul di bawah pusar dan sering dianggap lebih fleksibel untuk pria bertubuh besar. Model ini juga masuk kategori paling aman karena mudah dipadukan dengan banyak outfit dan cocok untuk berbagai bentuk tubuh.
Namun, detail di bagian pinggul perlu diperhatikan saat memilihnya. Jika pinggul sudah cukup besar, jeans regular fit dengan efek washing atau scratch di area tersebut sebaiknya dihindari karena bisa membuat bentuk tubuh oversize terlihat makin jelas.
Skinny dan straight leg untuk kesan modern
Skinny jeans masih cocok dipakai pria, terutama yang bertubuh ramping atau proporsional. Potongannya mengikuti bentuk kaki dan melekat ketat di tungkai, sehingga memberi kesan kaki lebih jenjang dan tampilan yang lebih modern.
Untuk pria bertubuh oversize atau terlalu kurus, straight leg sering jadi pilihan yang lebih seimbang. Bentuknya sama lebar dari lutut hingga tumit, sehingga membantu tubuh terlihat lebih ramping dan tetap seksi tanpa kesan berlebihan.
Bell bottom, flare, dan boot cut untuk tampilan beda
Bell bottom atau flare menawarkan siluet yang lebih mencolok. Model ini ketat di paha lalu melebar mulai dari lutut ke bawah, memberi kesan ala cowboy dan membuat bagian pantat terlihat lebih terekspos.
Boot cut punya karakter serupa, tetapi tampil lebih anti-mainstream. Potongannya agak ketat di paha dan melebar dari lutut hingga tumit, sehingga cocok untuk pria yang ingin tampil seksi sekaligus unik.
Dalam daftar model jeans pria, pilihan seperti straight leg dan regular fit juga disebut paling aman untuk berbagai bentuk tubuh. Keduanya mudah dipadukan dengan banyak atasan, sehingga praktis untuk dipakai dalam suasana santai maupun semi formal.
Warna jeans juga ikut menentukan kesan akhir penampilan. Dark blue dan hitam menjadi favorit karena mudah dipadukan dengan berbagai atasan, sekaligus memberi kesan lebih maskulin dan elegan.
Source: www.idntimes.com






