
REDMI Headphones Neo langsung mencuri perhatian karena membawa fitur yang biasanya identik dengan headphone kelas atas ke segmen harga yang jauh lebih ramah di kantong. Perangkat ini datang dengan ANC adaptif hingga 42 dB, driver dinamis 40 mm, sertifikasi Hi-Res Audio, dan baterai yang diklaim sanggup bertahan hingga 72 jam.
Kombinasi itu membuat REDMI Headphones Neo terasa relevan untuk pengguna yang ingin mendengar musik, menonton film, bermain gim, atau bekerja dengan lebih nyaman. Dengan posisi seperti itu, REDMI tampak serius memperluas ekosistem audio globalnya lewat produk over-ear nirkabel pertamanya yang berdesain full-size.
Debut global dengan desain ringkas
Xiaomi memperkenalkan REDMI Headphones Neo secara resmi pada 26 Mei 2026 melalui pasar Jepang sebelum produk ini mulai dipasarkan ke berbagai wilayah Asia, Australia, dan Eropa. Kehadirannya sekaligus menandai debut REDMI di kategori headphone over-ear nirkabel full-size.
Secara tampilan, headphone ini hadir dalam pilihan warna Obsidian Black, Sand White, dan di beberapa pasar juga tersedia varian Mist Blue. Desainnya memakai pendekatan minimalis khas Xiaomi dengan lekukan sederhana yang terlihat modern dan profesional.
Bobot perangkat ini sekitar 263 gram, sehingga masih tergolong nyaman dipakai dalam durasi panjang. Bantalan telinga berbahan memory foam juga dirancang untuk membantu mengurangi tekanan saat digunakan berjam-jam.
Suara bertenaga dengan dukungan Hi-Res Audio
Daya tarik utama REDMI Headphones Neo ada pada driver dinamis 40 mm yang dilapisi titanium. Ukuran driver yang besar ini ditujukan untuk menghasilkan suara yang lebih kaya, dengan bass yang dalam, vokal yang jelas, dan detail frekuensi tinggi yang tetap terjaga.
Saat terhubung lewat Bluetooth, headphone ini mampu menghasilkan rentang frekuensi 20 Hz hingga 20 kHz. Jika digunakan dengan kabel, rentang frekuensinya naik hingga 40 kHz dan memenuhi standar Hi-Res Audio.
Bagi pendengar yang memperhatikan detail, dukungan ini memberi nilai tambah yang penting. Kualitas audio yang lebih kaya akan terasa saat memutar file musik berkualitas tinggi.
ANC adaptif untuk suasana ramai
Fitur yang paling menonjol adalah Active Noise Cancellation hingga 42 dB. Teknologi ini membantu meredam kebisingan kendaraan, suara mesin pendingin ruangan, hingga percakapan di kantor atau kafe.
REDMI tidak berhenti di ANC biasa dan memakai sistem adaptif yang menyesuaikan tingkat peredaman secara otomatis sesuai kondisi sekitar. Pengguna juga bisa memilih beberapa tingkat pengaturan ANC sesuai kebutuhan.
Dalam penggunaan harian, fitur ini berguna bagi pekerja remote, mahasiswa, dan pengguna yang sering bepergian dengan transportasi umum. Kehadiran ANC adaptif membuat headphone ini terasa lebih praktis untuk banyak situasi.
Panggilan lebih jelas dan koneksi lebih fleksibel
REDMI Headphones Neo membawa tiga mikrofon internal yang didukung AI Noise Reduction. Sistem ini menyaring suara latar belakang saat panggilan telepon atau konferensi video.
Hasilnya, suara pengguna bisa terdengar lebih jelas oleh lawan bicara meski berada di lingkungan ramai. Fitur ini makin relevan untuk kebutuhan kerja hybrid dan komunikasi daring yang semakin padat.
Untuk konektivitas, perangkat ini menggunakan Bluetooth 5.4 yang menjanjikan koneksi lebih stabil, efisiensi daya lebih baik, dan latensi lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Headphone ini juga mendukung dual-device connection, sehingga bisa terhubung ke dua perangkat sekaligus seperti laptop dan smartphone.
Selain itu, tersedia dukungan audio melalui USB Type-C untuk kebutuhan gaming, editing video, dan aktivitas lain yang membutuhkan latensi rendah. Kombinasi ini membuat pengguna punya lebih banyak pilihan koneksi sesuai kebutuhan.
Baterai 72 jam jadi nilai jual terbesar
Sektor daya menjadi keunggulan paling kuat dari REDMI Headphones Neo. Xiaomi membekali perangkat ini dengan baterai 600 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 72 jam pemutaran musik saat ANC dimatikan.
Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu headphone over-ear yang sangat tahan lama di kelasnya. Dalam pemakaian normal, perangkat ini bisa digunakan selama beberapa hari hingga berminggu-minggu tanpa perlu sering diisi ulang.
Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C. Port ini juga sudah menjadi standar di sebagian besar perangkat modern saat ini.
Harga global dan peluang masuk Indonesia
Saat dirilis di Jepang pada 26 Mei 2026, REDMI Headphones Neo dibanderol 7.980 yen atau sekitar Rp880.000 hingga Rp900.000-an, tergantung kurs. Untuk pasar Indonesia, Xiaomi Indonesia belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun harga resminya hingga awal Juni 2026.
Meski begitu, perangkat ini sudah tercatat lolos sertifikasi Komdigi dengan nomor model M2546E1. Harga di Indonesia masih berupa perkiraan, dengan kisaran yang banyak dibicarakan berada di rentang Rp799.000 hingga Rp999.000 saat resmi meluncur.
Dengan ANC adaptif hingga 42 dB, driver 40 mm berlapis titanium, Hi-Res Audio, Bluetooth 5.4, USB Type-C audio, dan baterai hingga 72 jam, REDMI Headphones Neo menawarkan paket fitur yang sangat kompetitif di kelasnya. Jika harga akhirnya tetap agresif saat masuk Indonesia, perangkat ini berpeluang menjadi salah satu headphone over-ear paling menarik pada 2026.
Source: yoursay.suara.com








