Memasuki usia 40-an, banyak orang mulai lebih memperhatikan kondisi kulit wajah karena tanda penuaan biasanya lebih mudah terlihat. Di fase ini, pilihan makanan bisa ikut menentukan apakah kulit tampak lebih sehat, kenyal, dan tetap glowing tanpa makeup.
Sejumlah nutrisi seperti protein, kolagen, antioksidan, dan lemak sehat disebut berperan penting dalam mendukung proses penuaan alami. Konsumsi makanan yang tepat tidak hanya membantu kesehatan tubuh, tetapi juga dapat memberi dukungan pada kulit agar tampak lebih kencang dan awet muda.
Teh hijau menjadi salah satu pilihan yang menonjol karena kandungan antioksidannya sangat tinggi. Minuman ini mengandung polifenol, termasuk EGCG, katekin, dan asam galat, yang membantu melawan radikal bebas sebelum merusak kulit.
Radikal bebas dapat muncul dari fungsi sel normal maupun dari paparan lingkungan seperti sinar ultraviolet dan asap rokok. Saat kadarnya tinggi, molekul ini bisa merusak sel, sehingga antioksidan dalam teh hijau berperan untuk menstabilkannya.
Manfaat teh hijau juga dikaitkan dengan perlindungan dari penuaan kulit eksternal akibat matahari dan polusi. Karena itu, minuman ini sering disebut sebagai salah satu asupan yang mendukung kulit tetap sehat dari dalam.
Tomat juga masuk daftar makanan yang patut diperhitungkan untuk menjaga kekencangan kulit wajah. Kandungan likopen di dalamnya dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Patricia Kolesa, M.S., RDN, yang dikutip dari Eating Well, menyebut likopen dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dan mengurangi peradangan pada kulit. Dampaknya, tomat dikaitkan dengan upaya mencegah garis halus, kerutan, dan menjaga kulit tetap kenyal.
Extra virgin olive oil menawarkan manfaat dari lemak sehat dan antioksidan sekaligus. Minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal atau MUFA yang membentuk sekitar 73 persen kandungannya, serta memiliki tokoferol, beta karoten, dan senyawa fenolik.
Sejumlah penelitian menunjukkan pola makan kaya MUFA dapat membantu mengurangi penuaan kulit melalui efek antiinflamasi. Sebuah studi pada 2012 juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan kaya MUFA dari minyak zaitun memiliki risiko penuaan kulit parah yang lebih rendah.
Salmon dan ikan berlemak lain juga punya posisi penting karena mengandung protein dan antioksidan karotenoid astaxanthin. Astaxanthin memberi warna merah muda pada salmon dan dikaitkan dengan peningkatan elastisitas serta hidrasi kulit dalam satu penelitian selama 12 minggu.
Selain itu, protein dari salmon membantu tubuh memproduksi kolagen dan elastin. Dua komponen ini berperan besar dalam menjaga kekuatan, kekenyalan, dan elastisitas kulit, sekaligus membantu proses penyembuhan luka.
Ubi jalar melengkapi daftar makanan yang mendukung kulit tetap tampak kencang. Makanan ini kaya vitamin C, yang menurut Sarah Schlichter, M.P.H., RD, membantu meningkatkan sintesis kolagen untuk kesehatan kulit dan persendian.
Ubi jalar juga mengandung beta karoten, pigmen tumbuhan yang diubah menjadi vitamin A. Penelitian menunjukkan beta karoten dapat membantu melindungi kulit dari infeksi dan bertindak seperti tabir surya internal dengan menyaring sebagian sinar matahari yang merusak.
Source: www.beautynesia.id