Scrapbook journaling ala Pinterest kini makin diminati karena memadukan fungsi catatan harian dengan tampilan yang estetik dan personal. Tren ini menarik karena tidak harus mahal, sebab bahan-bahan DIY untuk membuatnya mudah ditemukan di marketplace.
Banyak orang tertarik mencoba karena hasil akhirnya terlihat penuh warna, berlapis, dan punya karakter. Kuncinya ada pada pemilihan bahan yang tepat, pengaturan tema warna, dan keberanian untuk mengekspresikan cerita sendiri di setiap halaman.
Mulai dari notebook yang nyaman dipakai
Langkah awal yang paling penting adalah memilih notebook yang sesuai dengan konsep scrapbook journaling. Banyak kreator memilih notebook warna krem atau ivory karena memberi kesan vintage dan hangat.
Kertas yang cukup tebal juga penting agar lem, stiker, dan tinta tidak mudah tembus ke halaman berikutnya. Di marketplace, Notebook Vintage A5 dijual sekitar Rp35–Rp70 ribuan, Journal Kraft Notebook A5 Rp25–Rp50 ribuan, dan Deli Journal Notebook Premium Rp60–Rp120 ribuan.
Isi halaman dengan elemen dekoratif
Ciri khas scrapbook journaling ala Pinterest ada pada penggunaan stiker, memo paper, tiket bekas, potongan majalah, dan washi tape. Kombinasi elemen ini membuat halaman terlihat lebih hidup dan kaya tekstur visual.
Harga perlengkapannya juga masih terjangkau. Satu set stiker vintage biasanya dijual mulai Rp8–Rp25 ribuan, memo paper aesthetic Rp10–Rp30 ribuan per paket, dan washi tape motif vintage atau floral Rp5–Rp20 ribuan per gulung.
Gunakan layering untuk tampilan lebih penuh
Teknik layering menjadi salah satu cara paling efektif agar halaman terlihat menarik. Caranya sederhana, dimulai dari menempel memo paper, lalu menambahkan foto, stiker, dan tulisan tangan di atasnya.
Teknik ini tidak menuntut kemampuan menggambar yang tinggi. Yang dibutuhkan hanya kombinasi ukuran kertas, warna yang senada, serta alat tempel seperti lem roller, glue tape, atau double tape transparan.
Pilih tema warna yang konsisten
Banyak halaman scrapbook terlihat menonjol karena memakai palet warna yang serasi. Tema yang sering dipakai antara lain beige vintage, cottagecore, dark academia, pastel, dan earth tone.
Tema warna ini bisa diperkuat dengan scrapbook paper vintage seharga Rp15–Rp40 ribuan, floral paper Rp20–Rp50 ribuan, dan sticker pack aesthetic Rp10–Rp35 ribuan. Semua perlengkapan tersebut tersedia di Shopee maupun Tokopedia.
Tambahkan foto dan cerita singkat
Scrapbook journaling terasa lebih personal saat setiap halaman punya cerita. Karena itu, isi halaman tidak cukup hanya dengan dekorasi, tetapi juga perlu foto, catatan harian, kutipan favorit, atau kenangan dari momen tertentu.
Untuk menambah elemen visual, ada printer mini thermal atau printer sticker portable dengan harga Rp150–Rp500 ribuan. Jika ingin hasil foto bergaya Polaroid, jasa cetak foto online biasanya mematok harga mulai seribu hingga Rp3 ribuan per lembar, tergantung ukuran.
Biarkan halaman tetap terasa hidup
Banyak pemula justru terjebak ingin meniru halaman Pinterest secara persis. Padahal, scrapbook journaling adalah media ekspresi diri, bukan kompetisi soal estetika.
Halaman yang terlihat tidak simetris, potongan kertas yang sedikit berantakan, atau tulisan tangan yang berbeda-beda justru bisa memberi kesan autentik. Dengan notebook sederhana, beberapa stiker, washi tape, dan foto favorit, scrapbook journaling ala Pinterest sudah bisa dibuat tanpa biaya besar.
Source: www.idntimes.com






