Persaingan HP gaming kelas menengah premium semakin ketat saat POCO X8 Pro dan Infinix GT 50 Pro sama-sama muncul sebagai kandidat kuat. Dua perangkat ini tidak hanya mengincar gamer mobile, tetapi juga pengguna yang membutuhkan tenaga besar untuk multitasking, kreator konten, dan aktivitas berat harian.
Yang membuat duel ini menarik adalah pendekatan keduanya berbeda. POCO X8 Pro datang dengan fokus pada performa mentah, efisiensi daya, dan paket yang lebih seimbang, sedangkan Infinix GT 50 Pro tampil lebih agresif lewat trigger fisik, pendingin khusus, dan layar dengan refresh rate tinggi.
Harga dan posisi di pasar
POCO X8 Pro resmi diperkenalkan secara global pada awal 2026 dan mulai masuk pasar Indonesia pada kuartal pertama 2026. Di Indonesia, harga resminya diperkirakan mulai dari Rp5,9 jutaan untuk varian dasar dan mendekati Rp7 jutaan untuk versi tertinggi.
Infinix GT 50 Pro meluncur di Indonesia pada 24 April 2026. Harganya tercatat Rp6.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp7.999.000 untuk versi 12GB/512GB.
Desain dan karakter penggunaan
Secara tampilan, POCO X8 Pro membawa desain yang lebih minimalis dan elegan. Bodinya disebut tetap nyaman digenggam, bobotnya relatif ringan untuk ukuran HP gaming berbaterai besar, dan finishing matte membuat tampilannya terasa premium sekaligus tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Infinix GT 50 Pro memilih jalan yang lebih berani. Desain futuristis dan mekanikal langsung menonjolkan identitas gaming, apalagi dengan kehadiran GT Trigger di sisi bodi yang dirancang untuk memberi sensasi kontrol lebih responsif saat bermain game FPS atau MOBA.
Performa dan pendinginan
Di atas kertas, POCO X8 Pro unggul lewat chipset MediaTek Dimensity 8500-Ultra berbasis fabrikasi 4nm. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1, sehingga loading game, multitasking, dan rendering video berjalan cepat dan mulus.
Infinix GT 50 Pro memakai Dimensity 8400 Ultimate yang juga sangat kencang untuk gaming kompetitif. Infinix menambahkan HydroFlow Liquid Cooling dan N1 Network Chip untuk menjaga suhu tetap terkendali dan koneksi tetap stabil saat bermain online.
Layar untuk gaming dan konsumsi visual
Infinix GT 50 Pro lebih menonjol untuk gamer kompetitif berkat refresh rate 144Hz. Layar 6,78 inci memberi ruang visual yang luas, sementara animasi terasa lebih halus terutama pada game yang mendukung frame rate tinggi.
POCO X8 Pro mengandalkan layar AMOLED 1.5K 120Hz dengan kecerahan hingga 3500 nits. Layarnya menawarkan visual tajam dan kaya warna, tetap nyaman di bawah sinar matahari, serta didukung touch sampling rate hingga 2560Hz dalam mode gaming untuk respons sentuhan yang sangat cepat.
Kamera dan kebutuhan di luar gaming
Untuk kamera, POCO X8 Pro terlihat lebih lengkap. Kamera utama 50MP dengan sensor Sony IMX882 dan OIS mampu menghasilkan foto detail serta stabil, termasuk saat merekam video 4K 60fps.
Kamera depan 20MP juga lebih ideal untuk selfie dan live streaming. Infinix GT 50 Pro tetap membawa kamera utama 50MP OIS, tetapi kamera depannya 13MP dan fokus utamanya masih jelas berada di sektor gaming.
Baterai dan pengisian daya
Keduanya sama-sama dibekali baterai 6500 mAh, yang tergolong besar untuk standar 2026. Bedanya, POCO X8 Pro unggul pada pengisian daya 100W HyperCharge yang membuat waktu isi ulang jauh lebih singkat.
Infinix GT 50 Pro masih memakai fast charging 45W, tetapi menawarkan wireless charging 30W sebagai nilai tambah. Fitur itu memberi opsi pengisian yang lebih praktis bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih modern.
Mana yang lebih cocok dipilih
POCO X8 Pro terasa lebih seimbang untuk pengguna yang ingin HP gaming kencang sekaligus kuat di kamera, multimedia, dan efisiensi penggunaan harian. Harganya yang sedikit lebih kompetitif juga membuat nilai belinya terasa kuat.
Infinix GT 50 Pro lebih tepat untuk gamer hardcore yang memprioritaskan pengalaman bermain. Trigger fisik, refresh rate 144Hz, dan sistem pendingin agresif membuatnya terasa seperti konsol gaming dalam bentuk smartphone.
