Kesibukan harian masih membuat banyak orang menaruh kesehatan di urutan terakhir. Di tengah kebiasaan menunda sarapan dan abai mengecek kondisi tubuh, Hotto mencoba masuk dengan pendekatan yang lebih personal melalui kampanye “Karena Kamu Harus Sehat”.
Dalam kampanye ini, Hotto menggandeng Indro Warkop sebagai wajah utama agar pesannya menjangkau lintas generasi. Pilihan itu tidak datang tanpa alasan, karena Indro masih aktif bekerja setelah lebih dari empat dekade berkarier dan dianggap sebagai contoh nyata pentingnya menjaga kebugaran.
Indro Warkop dipilih karena dianggap relevan dengan pesan hidup sehat
Hotto melihat Indro sebagai sosok yang mewakili masyarakat yang ingin menikmati hidup, tetapi mulai sadar tubuh perlu dirawat. Keaktifan Indro selama puluhan tahun dipakai sebagai bukti bahwa kesehatan berperan besar agar seseorang tetap bisa berkarya dan menikmati hari di usia lanjut.
Indro juga menyampaikan pandangan yang sejalan dengan pesan kampanye tersebut. Ia menegaskan bahwa sehat bukan soal menjual sesuatu, melainkan pengalaman pribadi ketika badan rewel membuat kerja, berkumpul, bahkan minum kopi bersama teman terasa tidak nikmat.
Pesan utama Hotto: sehat untuk diri sendiri
CEO Hotto, Guntur, mengatakan kampanye ini lahir dari keyakinan bahwa Indonesia maju kalau orangnya sehat. Ia menilai anak-anak dengan nutrisi cukup bisa menyerap pelajaran lebih baik, orang tua yang sehat bisa hadir untuk keluarga, dan pekerja yang sehat bisa lebih produktif.
Guntur menekankan bahwa pesan untuk masyarakat sederhana, yaitu “kamu harus sehat” untuk diri sendiri. Ia juga menyebut Hotto bersyukur jika produknya cocok menjadi bagian dari kebiasaan sehat, tetapi tujuan utamanya tetap agar orang Indonesia memprioritaskan kesehatannya.
“Gut Bless You” jadi cara menyampaikan kepedulian
Untuk menjembatani isu nutrisi dan kesehatan pencernaan, kampanye ini memakai slogan “Gut Bless You”. Frasa itu menggabungkan perhatian pada kesehatan pencernaan atau gut sebagai dasar imun tubuh dengan sapaan ramah “bless you” yang akrab dalam keseharian.
Pendekatan tersebut dipilih agar pesan sehat terasa hangat dan tidak menggurui. Hotto ingin kampanye ini terdengar seperti bentuk kepedulian tulus, bukan sekadar ajakan promosi produk.
Di balik slogan itu, Hotto membawa alasan yang lebih besar, yaitu agar orang bisa menikmati hidup lebih lama. Perusahaan ini juga menyoroti banyak momen berharga bersama orang tercinta yang bisa hilang jika tubuh terlanjur sakit.
Produk multigrain jadi salah satu pintu masuk, bukan satu-satunya tujuan
Dari sisi produk, Hotto memadukan 15 jenis multigrain, ubi ungu, dan oat beta-glucan premium. Formulasi itu dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian.
Namun, manajemen menegaskan bahwa minuman multigrain ini hanya salah satu cara untuk memulai kebiasaan sehat. Fokus utamanya tetap membangun kesadaran gaya hidup sehat setiap hari, terlepas dari apakah masyarakat memakai produk tersebut atau tidak.
Guntur menolak gagasan menunggu sakit dulu baru mulai peduli kesehatan. Ia menutup pesannya dengan ajakan agar sehat menjadi keputusan harian, dimulai dari langkah kecil seperti satu menit dan satu cangkir setiap hari.
