5 Sepatu Slip On Lokal yang Nyamannya Diakui Reviewer, Mulai Rp300 Ribuan Sudah Siap Jalan Seharian

Author: Qoo Media

Sepatu slip on makin dicari karena menjawab kebutuhan paling sederhana dalam mobilitas harian: praktis dipakai, cepat dilepas, dan tetap nyaman untuk berjalan kaki. Di tengah tren itu, produk lokal mulai menonjol karena menawarkan desain modis, material kompetitif, dan harga yang masih relatif terjangkau.

Kreator konten sekaligus footwear reviewer Norif Warisman menyoroti lima sepatu slip on lokal yang dinilai layak untuk aktivitas harian. Pilihan ini mencakup model untuk walking, rutinitas serba cepat, kaki lebar, hingga kebutuhan smart-casual dengan banderol mulai kisaran Rp300 ribuan.

Pilihan slip on lokal untuk jalan kaki dan mobilitas harian

Untuk pengguna yang mencari sepatu walking dengan sirkulasi udara baik, Spotec Arden masuk dalam daftar yang paling menonjol. Model ini memakai material knit atau rajutan yang elastis dan lembut, lalu dipadukan dengan outsole full phylon tebal yang membuat tampilannya terlihat gagah tetapi tetap ringan saat dipakai melangkah.

Norif menilai Spotec Arden punya desain sederhana, namun bentuknya tetap menarik dan nyaman dipakai untuk berjalan. Sepatu ini tersedia dalam ukuran 37 sampai 46 dengan harga Rp316.255 di toko resmi Shopee.

Brodo Forte menyasar pengguna yang ingin kepraktisan maksimal tanpa banyak gerakan tambahan saat memakai sepatu. Model ini dirancang dengan pendekatan hands-free, sehingga kaki cukup diselipkan dan sepatu siap digunakan untuk rutinitas yang menuntut kecepatan.

Menurut Norif, bagian heel pada Brodo Forte memberi pengalaman yang mirip dengan fitur hands-free pada sejumlah merek luar negeri. Ia menilai sepatu ini praktis karena bisa dipakai tanpa bantuan tangan, dengan kaki masuk secara sempurna saat diinjak, dan tersedia dalam ukuran 36 sampai 45 dengan harga Rp359.200 di website resmi.

Pilihan untuk kaki lebar dan kenyamanan pijakan

Beazt Slip On menjadi opsi yang disorot untuk pengguna dengan bentuk kaki yang cenderung lebih lebar. Aspek ini penting karena menemukan sepatu yang pas untuk anatomi kaki seperti itu sering menjadi tantangan dalam pemakaian harian.

Sepatu ini menggunakan material premium leather suede yang memberi kesan kokoh sekaligus berkelas. Kenyamanan bagian dalam ditopang cushioned insole yang tebal, sementara detail 8T Logo debossed on bumper menambah sentuhan visual pada desainnya.

Norif menyebut model ini terasa sangat sesuai untuk karakter kaki orang Indonesia, terutama yang membutuhkan ruang lebih lebar dan sol empuk. Beazt Slip On hadir dalam ukuran 37 sampai 45 dengan harga Rp329.000.

Piero Jogger 24 Chaser menawarkan pendekatan berbeda karena menekankan kombinasi kenyamanan pijakan dan daya cengkeram. Seri ini tetap mengusung konstruksi slip on yang praktis, tetapi diberi sentuhan estetika yang lebih segar.

Bagian insole memakai foam berpori untuk menghasilkan pijakan empuk sekaligus membantu sirkulasi udara. Piero juga membekalinya dengan midsole SNC yang kenyal dan fleksibel serta full outsole rubber untuk mendukung grip yang aman di berbagai permukaan jalan.

Norif menilai desain Jogger 24 Chaser tergolong simpel, tetapi tetap memiliki karakter unik saat dipakai. Model ini tersedia dalam ukuran 38 sampai 45 dengan harga Rp514.850.

Opsi hybrid untuk kerja dan acara semiformal

Bagi pengguna yang menginginkan slip on dengan tampilan lebih rapi, Prabu Viki menempati posisi tersendiri dalam daftar ini. Model tersebut mengarah pada kebutuhan kerja, kampus, hingga acara semiformal tanpa meninggalkan unsur praktis khas slip on.

Prabu Viki memakai siluet loafer klasik berbahan genuine leather yang dipadukan dengan outsole sneakers modern. Hasilnya adalah tampilan hybrid yang cukup fleksibel untuk gaya smart-casual, baik untuk ke kantor, kondangan, nongkrong, maupun aktivitas lain yang menuntut kesan lebih rapi.

Norif menyebut konsep sepatu ini sebagai perpaduan antara upper formal dan sol sneakers. Prabu Viki tersedia dalam ukuran 40 sampai 44 dengan harga Rp919.080 di toko resmi Shopee.

Jika dilihat dari rentang harga, empat model pertama bergerak di segmen yang masih cukup dekat dengan batas Rp300 ribuan hingga Rp500 ribuan. Sementara itu, Prabu Viki berada di kelas lebih tinggi karena membawa material kulit asli dan pendekatan desain yang lebih premium.

Kelima pilihan ini menunjukkan bahwa pasar sepatu lokal tidak lagi hanya bersaing pada harga. Dari knit yang ringan, sistem hands-free, insole empuk untuk kaki lebar, foam berpori, sampai loafer hybrid berbahan kulit asli, masing-masing menawarkan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan jalan kaki dan mobilitas sehari-hari.

Source: www.suara.com
Terbaru