Rumor yang sempat beredar akhirnya terjawab. Guns N’ Roses dipastikan kembali konser di Jakarta pada 21 November 2026, sekaligus menandai penampilan perdana mereka di ibu kota setelah delapan tahun absen.
Kabar ini menempatkan Jakarta sebagai salah satu dari sedikit kota di Asia Tenggara yang masuk agenda tur dunia band rock legendaris tersebut. Menurut promotor, untuk kawasan Asia Tenggara, Guns N’ Roses hanya tampil di Jakarta dan Singapura.
Kembalinya band legendaris ke Jakarta
Founder Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, menyampaikan kepastian itu di Jakarta pada Jumat (26/6/2026). Ia menegaskan bahwa konser ini menjadi bagian dari rangkaian world tour Guns N’ Roses yang sudah disiapkan untuk sejumlah wilayah besar di dunia.
Anas menyebut kehadiran kembali band yang populer lewat lagu Sweet Child O’ Mine itu sebagai jawaban atas penantian panjang penggemar di Tanah Air. Basis penggemar Guns N’ Roses di Indonesia dinilai masih sangat besar dan loyal sejak band ini aktif pada 1980-an.
Jejak konser terakhir di Indonesia
Penampilan terakhir Guns N’ Roses di Jakarta terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 8 November 2018. Konser itu disebut menjadi salah satu tolok ukur kuatnya minat publik Indonesia terhadap band asal Amerika Serikat tersebut.
Dengan pengalaman itu, promotor menilai antusiasme penonton pada konser tahun ini berpotensi kembali tinggi. Meski venue yang dipilih berbeda, ekspektasi terhadap respons publik tetap besar karena nama Guns N’ Roses masih memiliki daya tarik kuat di pasar konser Tanah Air.
Venue lebih kecil, pengalaman lebih dekat
Pada konser kali ini, Guns N’ Roses dijadwalkan tampil di Stadion Madya. Kapasitas venue yang lebih kecil dibanding GBK diharapkan bisa memberi pengalaman menonton yang lebih intim bagi penonton.
Promotor menilai format tersebut memungkinkan penggemar menikmati penampilan Axl Rose dan kawan-kawan dari jarak yang lebih dekat. Pendekatan ini juga memberi warna berbeda dibanding konser mereka sebelumnya di Jakarta.
Harga tiket dan kategori yang disiapkan
Soal tiket, Anas menyebut harga akan dibuka mulai kisaran Rp1 jutaan hingga Rp5 jutaan. Tiket akan dibagi ke beberapa kelas, yakni Festival A, Festival B, Festival C, Tribun A, Tribun B, Tribun C, serta VIP.
Ragam kategori itu disiapkan untuk mengakomodasi berbagai preferensi penonton. Dengan pembagian kelas yang cukup beragam, konser ini diarahkan tetap memberi pilihan akses sesuai kebutuhan penggemar.
Skala produksi yang besar
Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, mengatakan konser Guns N’ Roses menjadi salah satu proyek terbesar yang ditangani perusahaannya sepanjang tahun ini. Ia menyebut skala penyelenggaraannya jauh lebih besar dibanding sejumlah konser yang sebelumnya pernah digelar Rajawali Indonesia.
Menurut Tovic, persiapan memakan waktu panjang karena seluruh aspek harus sesuai standar yang ditetapkan untuk tur dunia. Tim penyelenggara juga harus menjaga koordinasi lintas negara dan memastikan kebutuhan produksi serta operasional berjalan tanpa hambatan.
Tantangan utama terletak pada kompleksitas logistik dan pemenuhan standar teknis. Meski begitu, Tovic mengatakan sejauh ini progres persiapan berjalan lancar dan konser diharapkan berlangsung megah.
Tur dunia dan rilisan terbaru
Guns N’ Roses sebelumnya telah mengumumkan rangkaian tur dunia mereka yang akan menyambangi berbagai negara sepanjang tahun ini. Bersamaan dengan pengumuman itu, band tersebut juga merilis dua singel baru berjudul Nothin dan Atlas.
Kedua lagu itu menjadi karya terbaru mereka setelah perilisan Perhaps dan The General pada 2023. Tur dunia dijadwalkan dimulai pada 28 Maret 2026 dari Eropa, lalu berlanjut ke Amerika Selatan, Australia, hingga Asia, dengan Jakarta masuk dalam daftar kota tujuan pada 21 November 2026.
