Sejumlah tempat makan legendaris di Indonesia pernah begitu populer hingga menjadi bagian dari kenangan banyak orang. Namun, tidak semuanya mampu bertahan ketika biaya operasional, masa sewa, dan perubahan pasar mulai menekan bisnis mereka.
Berbagai restoran ikonis itu akhirnya menutup operasional secara permanen, meninggalkan cerita panjang di balik hidangan yang dulu ramai diburu. Berikut lima tempat makan legendaris yang pernah mewarnai dunia kuliner Indonesia dan kini tinggal nama.
1. Restoran Rindu Alam
Restoran Rindu Alam di kawasan Puncak Pass, Bogor, pernah menjadi salah satu tujuan makan paling ikonis. Berdiri sejak 1980, restoran ini dikenal dengan sajian lezat berlatar kebun teh dan kelokan jalan yang memukau.
Setelah beroperasi selama empat dekade, Restoran Rindu Alam resmi tutup pada Februari 2020. Penutupannya terjadi karena masa sewa lahan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berakhir, dan kini lokasinya sudah digantikan restoran lain.
2. Hard Rock Café Jakarta
Hard Rock Café Jakarta dikenal sebagai kafe dan restoran berkonsep Rock ‘n’ Roll yang meninggalkan banyak kenangan bagi para pengunjungnya. Kehadirannya dimulai di Sarinah, Jakarta Pusat, pada 1992 sebelum berpindah ke eX Plaza Indonesia, lalu ke Pacific Place Mall, SCBD, pada 2013.
Gerai terakhir itu akhirnya tutup permanen pada Maret 2023. Penutupan terjadi karena masa sewa telah habis dan biaya kontrak baru dinilai terlalu tinggi, meski satu cabang Hard Rock Café masih tetap beroperasi di Bali.
3. McDonald’s Sarinah
McDonald’s Sarinah sempat mengejutkan banyak orang saat kabar penutupan permanennya muncul. Gerai ini memiliki tempat istimewa karena menjadi McDonald’s pertama di Indonesia sejak 1991 dan lama menjadi titik temu favorit di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Pada 10 Mei 2020, gerai ini resmi ditutup atas permintaan manajemen Gedung Sarinah yang ingin melakukan renovasi besar-besaran untuk mengubah strategi bisnis mereka. McDonald’s Indonesia kemudian kembali membuka gerai di kawasan Thamrin pada 1 Juli 2023, tetapi di lokasi berbeda, tepat di seberang tempat lamanya.
| Tempat | Lokasi Awal | Status Penutupan |
|---|---|---|
| Restoran Rindu Alam | Puncak Pass, Bogor | Tutup permanen pada Februari 2020 |
| Hard Rock Café Jakarta | Sarinah, Jakarta Pusat | Tutup permanen pada Maret 2023 |
| McDonald’s Sarinah | Thamrin, Jakarta Pusat | Tutup permanen pada 10 Mei 2020 |
4. Restoran Cahaya Kota
Restoran Cahaya Kota di Gondangdia, Jakarta Pusat, adalah salah satu ikon kuliner tua di Jakarta. Restoran bergaya Chinese food ini sudah berdiri sejak 1943 dan dulu terkenal sebagai tempat makan favorit mendiang Presiden Soekarno.
Menu yang ditawarkan juga sangat beragam, mulai dari mie goreng, ayam goreng mentega, seafood goreng, aneka tumisan, hingga bistik dengan porsi jumbo. Namun, jumlah pengunjung dan pesanan terus menurun, sehingga pemasukan tidak lagi cukup untuk menutup biaya operasional dan akhirnya restoran ini ditutup permanen.
5. Riung Gunung Coffee
Riung Gunung Coffee House pernah menjadi kafe elite pada masanya di kawasan Puncak Pass, Bogor. Akses menuju tempat ini masih dikenang lewat jembatan tua yang kini tertutupi pepohonan lebat di tengah jalan.
Kafe bernuansa vintage ini disebut beroperasi pada 1960 hingga 1970-an dan dikelola oleh Hotel Indonesia, yang kini dikenal sebagai Hotel Indonesia Kempinski. Meski kafenya sudah tutup permanen bersama beberapa restoran ikonis lain, area wisata kebun teh Riung Gunung masih tetap beroperasi sampai sekarang.
Lima tempat makan ini menunjukkan bahwa popularitas besar tidak selalu menjamin umur panjang sebuah bisnis kuliner. Di balik penutupannya, ada perubahan zaman, biaya, dan kebijakan sewa yang ikut menentukan nasib banyak tempat makan legendaris.
