Celana wide-leg memang sedang digemari, tetapi salah satu model dari Zara justru menuai keluhan karena dianggap berbahaya. Sejumlah pembeli mengaku tersandung, terjatuh, hingga mengalami cedera saat mengenakan Flowy Wide-Leg Trousers.
Keluhan itu ramai muncul di TikTok, Reddit, dan X, lalu memicu perdebatan tentang desain celana yang terlalu panjang dan sangat longgar. Di media sosial, celana tersebut bahkan dijuluki “deadly trousers” atau celana mematikan.
Keluhan pembeli sampai cedera
Seorang kreator TikTok bernama Georgina membagikan video saat membersihkan noda darah pada celananya setelah terjatuh dan wajahnya membentur tanah. Unggahan itu menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan dalam rangkaian keluhan terhadap produk tersebut.
Kreator lain, Holly Gilmer, memperlihatkan lututnya yang memar sebelum mengunggah foto dirinya menggunakan kursi roda dan tongkat penyangga. Ia mengatakan tempurung lututnya patah akibat terjatuh saat memakai celana itu.
Sementara itu, Jessica Pearce mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan dirinya tersandung di jalan masuk rumah karena bagian bawah celana terlilit di kakinya. Ia menyebut celana tersebut berbahaya, sedangkan pengguna lain bercanda bahwa dirinya hampir mematahkan leher sebanyak 46 kali saat memakainya.
| Nama | Keluhan | Bentuk unggahan |
|---|---|---|
| Georgina | Jatuh hingga wajah membentur tanah dan keluar darah | Video TikTok |
| Holly Gilmer | Lutut memar dan tempurung lutut patah | Foto dan unggahan kursi roda |
| Jessica Pearce | Tersandung karena bagian celana terlilit di kaki | Rekaman CCTV |
Menurut laporan Nine, lebih dari 2.000 video tentang celana tersebut telah diunggah ke TikTok. Angka itu menunjukkan keluhan yang tersebar luas, meski tidak semua unggahan berasal dari pengalaman cedera yang sama.
Mengapa celana ini dianggap berisiko
Masalah utama yang banyak disorot pengguna media sosial adalah potongan celana yang sangat lebar dan tidak kaku. Bagian ujung kain dinilai mudah terinjak sehingga pemakainya kehilangan keseimbangan saat berjalan.
Risiko itu disebut makin terasa saat melangkah di tangga, jalan yang tidak rata, atau ketika memakai jenis sepatu tertentu. Sejumlah pengguna juga mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat memakai celana wide-leg dari merek lain, bukan hanya Zara.
Beberapa anggota tim redaksi Nine bahkan mengatakan pernah tersandung saat memakai celana longgar, baik jeans, celana bahan, maupun celana olahraga. Keluhan itu membuat model celana yang awalnya populer terlihat memiliki sisi praktis yang dipertanyakan.
Penjelasan ahli desain fesyen
Direktur desain fesyen Emile Vidal Carr mengatakan celana yang terlalu panjang memang bisa meningkatkan risiko tersangkut pada banyak benda. Ia mencontohkan rantai sepeda, eskalator, mesin, dan peralatan bergerak lainnya.
Menurutnya, kain yang berlebih juga dapat membuat seseorang tersandung, terutama saat menaiki tangga atau berjalan di permukaan yang tidak rata. Selain risiko itu, sebagian pembeli juga mengeluhkan jahitan dalam celana yang kasar dan menyebabkan lecet serta iritasi kulit setelah dipakai selama beberapa jam.
Zara sendiri belum mengumumkan penarikan produk atau memberikan pernyataan resmi terkait keluhan yang ramai dibagikan. Meski begitu, sejumlah unggahan pengguna menyebut beberapa toko Zara telah menerima pengembalian dana dan penukaran barang dari pelanggan yang tidak puas.
Halaman produk celana tersebut di situs resmi Zara juga telah diperbarui dengan informasi tambahan mengenai bahan kain. Namun, pembaruan itu tidak menyinggung kritik atau keluhan yang sedang ramai di media sosial.







