Bandara tidak lagi sekadar tempat menunggu jadwal terbang. Sejumlah negara kini membangun terminal yang bukan hanya fungsional, tetapi juga memanjakan mata lewat desain artistik, cahaya alami, dan konsep arsitektur yang kuat.
Di antara berbagai bandara itu, ada lima yang menonjol karena tampilannya yang unik dan terasa seperti ruang publik modern. Dari dekorasi bergaya kota hingga struktur yang terinspirasi alam, daftar ini memperlihatkan bagaimana bandara bisa ikut menjadi daya tarik perjalanan.
Guangzhou Baiyun International Airport Terminal 3, China
Terminal 3 di Guangzhou Baiyun International Airport mengangkat konsep yang terinspirasi dari julukan Guangzhou sebagai City of Flowers. Elemen awan, air, bunga, taman, dan atrium besar dengan cahaya alami membuat terminal ini terasa lapang dan hidup.
Desainnya digarap Artelia bersama Guangdong Architectural Design and Research Institute dengan sentuhan budaya Lingnan, yaitu budaya khas Tiongkok selatan yang dipengaruhi iklim subtropis dan sejarah perdagangan kota tersebut. Terminal ini juga memiliki dek observasi publik terbuka tertinggi di seluruh bandara China.
Frankfurt Airport Terminal 3, Jerman
Bandara baru di Frankfurt tampil beda karena Christoph Mäckler merancang area terminal menyerupai jalan kota, plaza, dan ruang publik yang akrab bagi penumpang. Di atas area utama, tergantung tiga cincin raksasa berbahan aluminium berwarna yang terus berputar dan mengubah tampilan dari berbagai sudut pandang.
Selain visualnya menarik, desain modular terminal ini dibuat agar bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi penerbangan di masa depan. Tidak heran jika terminal ini kerap disebut sebagai salah satu bandara paling cantik di dunia.
Pittsburgh International Airport, Amerika Serikat
Pittsburgh International Airport menonjol lewat atap bergelombang yang terinspirasi dari Pegunungan Alleghany di sekeliling kota. Di dalamnya, ada 38 kolom baja bercabang yang dibuat menyerupai hutan buatan untuk menghadirkan nuansa alam khas Pennsylvania Barat.
Dinding kaca besar memenuhi hampir seluruh area terminal sehingga cahaya matahari bisa masuk maksimal. Bandara ini juga dirancang oleh Gensler dan HDR bersama Luis Vidal + Architects, serta nantinya akan memiliki empat teras outdoor bagi penumpang.
| Bandara | Negara | Ciri Desain Utama |
|---|---|---|
| Guangzhou Baiyun International Airport Terminal 3 | China | Elemen awan, bunga, taman, atrium besar, dek observasi tertinggi di bandara China |
| Frankfurt Airport Terminal 3 | Jerman | Terminal seperti jalan kota dan plaza, tiga cincin aluminium berputar, desain modular |
| Pittsburgh International Airport | Amerika Serikat | Atap bergelombang, 38 kolom baja seperti hutan, dinding kaca besar, teras outdoor |
San Diego International Airport Terminal 1, Amerika Serikat
Salah satu elemen paling mencolok di San Diego International Airport adalah dinding kaca melengkung sepanjang 244 meter yang membentang di seluruh Terminal 1. Desain ini dibuat oleh Gensler bersama seniman sekaligus arsitek James Carpenter.
Tujuannya bukan hanya memperindah tampilan, tetapi juga memaksimalkan cahaya alami tanpa membuat area terminal terasa panas seperti rumah kaca. Struktur inovatifnya juga mengurangi banyak kolom penyangga sehingga ruang terasa lebih lega dan jejak karbon bangunan turun hingga 30 persen.
Navi Mumbai International Airport Terminal 1, India
Bagi yang menyukai desain futuristik, Terminal 1 Navi Mumbai menampilkan konsep bunga lotus yang sedang mekar saat terkena cahaya pagi. Bandara ini dirancang oleh Zaha Hadid Architects dengan atap raksasa berbentuk kelopak yang seolah melayang sebelum menyatu dengan kolom-kolom besar menyerupai struktur bunga.
Konsep lotus itu berlanjut ke interior melalui berbagai instalasi digital interaktif di sejumlah titik. Perpaduan teknologi dan seni membuat bandara ini terasa sangat modern dan masuk daftar bandara paling cantik di dunia terbaru.
Daftar ini menunjukkan bahwa bandara kini bisa punya peran lebih besar daripada sekadar titik transit. Dengan desain yang ikonik, beberapa terminal justru menjadi pengalaman tersendiri sebelum penumpang tiba di مقصد tujuan.
