Cinta Laura mulai mengarahkan kepeduliannya ke langkah yang lebih besar lewat Cinta Laura Foundation. Yayasan ini menjadi wadah untuk menyalurkan bantuan, dari beasiswa sampai rencana pembangunan fasilitas pendidikan dan air bersih di daerah pelosok.
Di tengah sorotan terhadap dunia hiburan, Cinta memilih jalur yang lebih sunyi tetapi berdampak langsung. Ia ingin memastikan gerakan sosial yang ia bangun tidak berhenti di bantuan sesaat, melainkan berkembang menjadi program yang lebih luas dan berkelanjutan.
Langkah Awal Cinta Laura Foundation
Cinta mengatakan kepeduliannya pada pendidikan sudah tumbuh sejak kecil. Ia lebih dulu terlibat dalam kegiatan sosial melalui Yayasan Sukarseno Peduli milik keluarganya, yang kini menaungi sejumlah sekolah di kawasan kaki Gunung Salak.
Namun, kini ia menegaskan memiliki ruang keputusan sendiri untuk mengembangkan gerakan yang dibangunnya. “Tapi karena sekarang aku udah gede, udah dewasa, udah punya otoritas sendiri atas keputusan-keputusan yang aku ambil, aku membuat awalnya gerakan tapi sejak tahun ini sudah officially menjadi yayasan yang namanya Cinta Laura Foundation,” kata Cinta Laura saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Program pertama yang dijalankan yayasan itu adalah memberi beasiswa kepada lima mahasiswa dan mahasiswi yang terpaksa berhenti kuliah karena kendala biaya. Langkah ini dipilih sebagai respons atas perbincangan soal akses pendidikan tinggi yang sempat ramai dibahas.
Menurut Cinta, bantuan tersebut diharapkan menjadi aksi nyata, bukan sekadar menambah perdebatan. Ia ingin hadir sebagai bagian dari solusi bagi mereka yang kesulitan melanjutkan pendidikan.
Fokus Berikutnya Air Bersih dan Sekolah
Selain pendidikan, Cinta juga menyiapkan rencana sosial lain yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan fasilitas air bersih di wilayah pelosok yang masih sulit mendapatkan akses layak.
Ia juga menyebut mimpi jangka panjang untuk membangun sekolah atau learning center di Indonesia Timur. Cinta menilai fasilitas yang diterima masyarakat di wilayah itu belum merata dan belum sebesar di daerah lain yang lebih terjangkau.
“Ingin banget mungkin bangun fasilitas air bersih di pelosokan yang tidak memiliki akses air bersih. Eventually bangun sekolah atau learning center di Indonesia Timur karena, kan bisa dibilang fasilitas yang diberikan ke Indonesia Timur tidak merata ya, mungkin tidak sebesar di daerah-daerah Indonesia yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Untuk mewujudkan rencana itu, Cinta menyadari yayasan yang ia bangun masih membutuhkan dukungan banyak pihak. Ia berharap kariernya sebagai entertainer terus berkembang agar kontribusinya kepada masyarakat juga makin besar.
“So, just wish me luck, mudah-mudahan Cinta Laura Foundation bisa semakin besar, tapi itu hanya memungkinkan kalau aku pun sebagai individu bisa semakin sukses dalam karier aku karena banyak juga dana yang digunakan selain dari donatur juga dari uang aku pribadi,” tuturnya.
Ia menambahkan, harapannya sederhana: terus bertumbuh sebagai individu dan entertainer agar hasil kerja kerasnya bisa dirasakan orang-orang yang membutuhkan. Bagi Cinta, yayasan ini adalah cara untuk mengubah sukses pribadi menjadi manfaat yang lebih luas.
Source: hot.detik.com






