Penggunaan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan sudah menjadi rutinitas perawatan kulit bagi banyak orang. Namun, perlindungan sering berhenti pada wajah dan tangan, padahal ada bagian tubuh lain yang langsung menerima paparan sinar ultraviolet.
Bibir dan punggung kaki termasuk dua area yang paling mudah terlewat saat memakai SPF. Kelalaian ini dapat membuat keduanya tetap menghadapi risiko kerusakan akibat sinar matahari, terutama ketika terpapar dalam waktu lama.
Perlindungan matahari perlu diterapkan secara menyeluruh, bukan hanya pada area kulit yang paling terlihat. Saat memilih produk, penting pula memperhatikan bagian yang tidak biasa diolesi sunscreen, tetapi terbuka ketika berada di luar ruangan.
| Area tubuh | Alasan kerap terlewat | Perlindungan yang dapat digunakan |
|---|---|---|
| Bibir | Sering tidak ikut diolesi atau tidak diaplikasikan ulang | Lip balm yang mengandung SPF |
| Punggung kaki | Biasanya tertutup alas kaki | Sunscreen tubuh, termasuk bentuk spray |
1. Bibir
Kulit bibir lebih tipis dibandingkan sebagian besar kulit wajah dan memiliki kadar melanin yang rendah. Melanin merupakan pigmen yang membantu memberi perlindungan alami terhadap paparan sinar matahari.
Kondisi tersebut membuat bibir perlu mendapat perhatian saat menggunakan SPF. Banyak orang telah memakai sunscreen pada wajah, tetapi melewatkan bibir atau lupa melakukan pengaplikasian ulang.
Dokter kulit sekaligus Group Medical Director klinik skincare Sk, Dr Firas Al Niama, mengingatkan bahwa bibir termasuk bagian tubuh yang lebih rentan mengalami kanker kulit. Menurutnya, kerentanan itu berkaitan dengan kulit bibir yang tipis serta paparan matahari dalam jangka panjang.
“Beberapa bagian tubuh lebih rentan mengalami kanker kulit, seperti bibir. Hal ini karena kulitnya tipis dan terpapar sinar matahari dalam jangka panjang. Maka, penting untuk mengaplikasikan SPF untuk melindunginya dari sinar UV,” ujar Firas Al Niama.
Perlindungan pada bibir juga berkaitan dengan risiko masalah lain selain kerusakan akibat UV. Pakar skincare Marie Reynolds menyebut area ini dapat berkaitan dengan luka dingin, peradangan, hingga perubahan warna pada garis bibir bila tidak terlindungi.
Lip balm dengan kandungan SPF dapat menjadi pilihan praktis untuk penggunaan sehari-hari. Produk ini membantu melindungi bibir sekaligus menjaga kondisinya agar tidak mudah kering dan pecah-pecah.
2. Punggung kaki
Bagian atas atau punggung kaki sering tidak masuk dalam rutinitas penggunaan sunscreen karena sebagian besar waktu tertutup sepatu. Namun, area tersebut dapat langsung terpapar matahari ketika seseorang memakai sandal atau alas kaki terbuka.
Juru bicara British Association of Dermatologists, Harriet Dalwood, menilai kaki mudah terlupakan karena biasanya tertutup alas kaki. Kebiasaan itu dapat membuat orang tidak menyadari bahwa punggung kaki tetap membutuhkan perlindungan saat terbuka.
Dokter kulit konsultan sekaligus juru bicara British Skin Foundation, Dr Thivi Maruthappu, menjelaskan bagian atas kaki menerima banyak radiasi UV ketika seseorang berjalan. Area ini juga disebut sering mengalami sunburn.
“Penting untuk mengaplikasikan perlindungan terhadap sinar matahari di bagian atas kaki karena area ini menerima banyak radiasi UV saat kita berjalan. Bagian ini juga sering mengalami sunburn,” kata Maruthappu.
Sunburn pada kaki dapat terasa lebih mengganggu karena kulit yang terbakar kemudian bergesekan dengan sepatu atau sandal. Karena itu, sunscreen tubuh biasa dapat dioleskan secara merata pada bagian atas kaki sebelum beraktivitas di bawah matahari.
Dokter Claudia Pastides menyarankan sunscreen berbentuk spray sebagai pilihan yang dapat membantu pengaplikasian lebih cepat dan merata pada kaki. Selain dua area tersebut, lifestyle.kompas.com juga mencatat bagian belakang telinga dan tengkuk sebaiknya tidak dilupakan karena kerap sulit dijangkau saat memakai SPF.
