3 Berita Hari Ini, Ketangguhan Perempuan UMKM Menopang Ekonomi Keluarga

Perempuan pelaku UMKM menjalani peran yang tidak ringan, dari mengurus keluarga sejak pagi hingga menjaga usaha tetap berjalan. Ketangguhan tersebut menjadi kekuatan penting yang membantu roda ekonomi rumah tangga terus berputar.

Dalam rangkuman tiga kabar pilihan, perhatian juga tertuju pada cara merawat kulit kepala berketombe tanpa membuat rambut makin kering serta pentingnya alas kaki yang nyaman. Ketiga topik ini menempatkan kebutuhan sehari-hari, mulai dari penghidupan keluarga hingga kenyamanan bergerak, sebagai perhatian utama.

TopikPokok Informasi
Perempuan pelaku UMKMBantuan bagi 250 perempuan pelaku UMKM di Purwokerto, Jawa Tengah.
KetombeKetombe perlu dibedakan dari kondisi kulit kepala kering agar perawatannya tepat.
BIRKENSTOCKKampanye Walk Naturally mengajak publik melihat kaki sebagai fondasi kualitas gerak.

1. Perempuan Pelaku UMKM Menjaga Ekonomi Keluarga

Banyak perempuan Indonesia membagi waktu antara tanggung jawab di rumah dan kegiatan usaha. Peran ganda itu menjadi keseharian bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berupaya memenuhi kebutuhan keluarga.

Kontribusi mereka tidak berhenti pada pendapatan rumah tangga. Aktivitas usaha dalam skala kecil juga ikut menggerakkan perekonomian di lingkungan masyarakat.

PT Etos Kreatif Indonesia mengangkat peran tersebut melalui program tanggung jawab sosial bertajuk “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran.” Program itu dijalankan lewat kolaborasi dengan Yayasan Amal Bunda.

Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai disalurkan kepada 250 perempuan pelaku UMKM di Purwokerto, Jawa Tengah. Chairman PT Etos Kreatif Indonesia, Mukit Hendrayatno, menyebut perempuan pelaku UMKM memiliki kontribusi besar bagi keberlangsungan ekonomi keluarga.

Perhatian terhadap perempuan pelaku UMKM menegaskan bahwa usaha rumahan dan usaha kecil memiliki arti besar dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah berbagai peran yang dijalankan, keberlanjutan usaha menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keluarga.

2. Ketombe Tidak Sama dengan Kulit Kepala Kering

Ketombe kerap mengganggu karena dapat menimbulkan gatal, serpihan putih atau kekuningan, serta iritasi pada kulit kepala. Kondisi ini dapat dialami siapa saja tanpa memandang usia maupun jenis rambut.

Masalahnya, penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai dapat membuat rambut terasa semakin kering. Karena itu, kebutuhan untuk mengatasi ketombe tanpa mengorbankan kelembapan rambut menjadi perhatian penting.

Menurut rangkuman Liputan6, ketombe dan kulit kepala kering merupakan dua kondisi yang berbeda meski gejalanya dapat terlihat serupa. Membedakan keduanya menjadi langkah awal dalam memilih perawatan yang tepat.

Ketombe berkaitan dengan serpihan kulit mati yang muncul di kulit kepala, sedangkan rambut atau kulit kepala yang kering memerlukan perhatian pada kelembapan. Pemahaman terhadap perbedaan ini membantu menghindari penanganan yang justru memperburuk rasa tidak nyaman.

3. Kenyamanan Bergerak Berawal dari Kaki

Kaki menopang tubuh saat berjalan, berdiri, dan menjalani aktivitas selama berjam-jam. Namun, bagian tubuh ini sering terlupakan ketika seseorang mempertimbangkan kenyamanan dalam rutinitas harian.

BIRKENSTOCK membawa kampanye global “Walk Naturally” dan pop-up pengalaman The Urban Sole ke Jakarta. Kampanye tersebut mengajak publik untuk melihat kaki sebagai fondasi kualitas gerak sekaligus kualitas hidup.

Kenyamanan saat bergerak tidak hanya membuat langkah terasa lebih ringan. Kondisi itu juga dapat meminimalkan risiko ketidaknyamanan yang mengganggu rutinitas.

Karena itu, pemilihan alas kaki sebaiknya tidak hanya didasarkan pada desain. Pertimbangan fungsional ikut diperlukan agar kaki memperoleh dukungan yang sesuai selama beraktivitas.

Source: www.liputan6.com
Terkait