Sering Naik Motor Bikin Kulit Rentan Kusam, 3 Perlindungan yang Jangan Dilewatkan

Author: Qoo Media

Naik motor setiap hari membuat kulit menghadapi paparan yang tidak ringan, mulai dari matahari, angin, debu, hingga polusi. Tanpa perlindungan yang tepat, kondisi tersebut dapat membuat kulit terasa kering, kusam, bahkan lebih rentan mengalami iritasi.

Wajah memang sering menjadi fokus utama, tetapi leher, telinga, tangan, dan lengan juga perlu diperhatikan. Helm dan jaket belum selalu menutup seluruh area kulit yang terpapar selama perjalanan.

3 Perlindungan Kulit untuk Pengendara Motor

Perlindungan Waktu Penggunaan Manfaat Utama
Sunscreen SPF 30 Sebelum berangkat Membantu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB
Pelembap Sebelum dan setelah perjalanan Membantu menjaga hidrasi serta skin barrier
Perlengkapan berkendara Selama di jalan Mengurangi paparan matahari, debu, angin, dan serangga

1. Jangan Lewatkan Sunscreen Sebelum Berangkat

Paparan sinar ultraviolet menjadi salah satu risiko utama bagi pengendara motor, terutama saat perjalanan dilakukan pada siang hari. Paparan berulang dapat memicu kulit terbakar, hiperpigmentasi, noda hitam, serta mempercepat munculnya garis halus dan kerutan.

Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 dan label broad-spectrum untuk membantu melindungi kulit dari sinar UVA maupun UVB. Produk sebaiknya dioleskan sekitar 15 hingga 20 menit sebelum berangkat agar dapat menyerap dengan baik.

Wajah bukan satu-satunya area yang perlu dilindungi dengan sunscreen. Leher, telinga, dan tangan yang sering terbuka juga perlu mendapat perhatian, terutama bila perjalanan berlangsung cukup lama.

Pengaplikasian ulang dapat dilakukan sesuai petunjuk produk saat seseorang berada lebih lama di bawah terik matahari. Perlindungan ini dapat dipadukan dengan helm ber-visor agar paparan langsung ke wajah berkurang.

2. Jaga Kelembapan dan Bersihkan Kulit Setelah Tiba

Angin, debu, dan polusi dapat mengurangi kelembapan alami kulit selama perjalanan. Akibatnya, kulit bisa terasa tertarik, kasar, atau tampak lebih kusam setelah beraktivitas di jalan.

Pelembap dapat digunakan sebelum dan setelah berkendara untuk membantu menjaga skin barrier tetap kuat. Produk dengan kandungan ceramide, hyaluronic acid, atau glycerin dapat membantu mengunci hidrasi agar kulit tetap lembap lebih lama.

Setibanya di tujuan, bersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut untuk mengangkat sisa sunscreen, debu, polusi, dan kotoran. Langkah ini penting karena penumpukan kotoran berpotensi menyumbat pori-pori dan meningkatkan risiko komedo maupun jerawat.

Hindari menggosok wajah terlalu keras, terutama setelah kulit terkena panas dan angin sepanjang perjalanan. Gesekan berlebihan dapat memicu iritasi pada kulit yang sedang lebih sensitif.

3. Andalkan Perlindungan Fisik dan Cukupi Cairan Tubuh

Produk perawatan kulit tidak bekerja sendirian saat seseorang sering naik motor. Helm dengan visor, jaket berlengan panjang, sarung tangan, serta buff atau penutup leher menjadi lapisan awal untuk menghadang paparan dari lingkungan.

Perlengkapan tersebut membantu mengurangi kontak langsung kulit dengan sinar matahari, debu, angin, dan serangga. Area tangan dan leher yang sering terabaikan juga dapat lebih terlindungi saat perjalanan rutin dilakukan.

Selain perlindungan dari luar, tubuh perlu tetap terhidrasi sebelum maupun setelah berkendara. Cuaca panas dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko dehidrasi, yang dapat membuat kulit terlihat lebih kering dan kusam.

Minum air putih yang cukup membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mendukung kondisi kulit dari dalam. Mengutip Times of India melalui Liputan6.com, kebiasaan sederhana yang dilakukan konsisten dapat membantu kulit tetap nyaman meski harus sering beraktivitas di jalan.

Source: www.liputan6.com
Terbaru