Bonsai Elm Bisa Berbatang Besar dari Bibit Muda, Rahasianya Ada pada Akar dan Pemangkasan

Batang besar pada bonsai elm tidak dibentuk dalam waktu singkat. Praktisi bonsai Milton Chang menunjukkan bahwa karakter pohon tua dapat mulai dibangun sejak bibit masih berumur sekitar dua setengah tahun, terutama melalui pengaturan akar dan pemangkasan terarah.

Prosesnya memang terlihat ekstrem karena melibatkan pemotongan bagian batang dan cabang dalam jumlah besar. Namun, langkah itu dipilih untuk membangun garis batang, percabangan, serta proporsi pohon yang akan berkembang selama bertahun-tahun.

Dalam tayangan yang diberitakan blitarkawentar.jawapos.com, Milton membandingkan bibit elm muda dengan bonsai elm berusia sekitar 25 tahun yang ditanamnya sejak masih berupa bibit dari Universiti Putra Malaysia atau UPM. Perbandingan itu memperlihatkan bahwa pembesaran batang dan kematangan desain membutuhkan waktu panjang.

Material PohonUsiaKondisi dan Potensi
Bibit elm mudaSekitar 2,5 tahunMasih dibentuk untuk membangun akar, batang, dan percabangan.
Bonsai elm matangSekitar 25 tahunMemiliki batang besar serta karakter pohon yang lebih matang.

Akar Menentukan Fondasi Bonsai

Langkah awal yang dianggap paling penting bukan langsung memangkas cabang, melainkan memeriksa sistem perakaran. Akar idealnya tumbuh menyebar ke berbagai arah secara radial agar pangkal batang terlihat kuat dan alami.

Bagian akar menjadi fondasi visual bonsai karena bentuknya sulit diperbaiki ketika pohon sudah besar. Percabangan dan tajuk masih dapat dibangun ulang lewat pemangkasan, sedangkan kesalahan arah akar akan lebih sulit ditangani pada tahap berikutnya.

Milton selalu memeriksa pertumbuhan akar saat pohon dikeluarkan dari pot. Pada bibit yang ia bentuk, media tanam masih didominasi tanah liat, tetapi elm disebut tetap kuat tumbuh pada berbagai jenis media.

Tanah berpasir, tanah kebun, maupun campuran tanah biasa masih dapat digunakan selama perawatannya memadai. Ketahanan ini membuat elm menjadi salah satu bahan yang fleksibel untuk proses pembentukan bonsai jangka panjang.

Garis Batang Harus Diputuskan Sejak Muda

Setelah akar diperiksa, perhatian berikutnya diarahkan ke bentuk batang. Milton melihat lengkungan kecil pada batang muda, tetapi bentuk tersebut dinilainya belum ideal karena menyerupai busur.

Batang kemudian diluruskan secara perlahan agar tidak patah, lalu beberapa bagian dipangkas untuk mempertegas garis tumbuhnya. Keputusan pada tahap muda ini akan menentukan karakter pohon ketika ukuran batang mulai membesar.

Pemangkasan bukan sekadar mengurangi bagian yang tidak dibutuhkan. Teknik itu digunakan untuk mengarahkan pertumbuhan agar bonsai tetap tampak alami ketika usianya bertambah.

Milton melakukan pemotongan batang utama secara miring supaya luka pemangkasan lebih mudah menutup seiring pertumbuhan. Sejumlah tunggul kecil juga dipertahankan karena dapat memunculkan tunas baru untuk calon cabang di masa depan.

Clip and Grow untuk Percabangan Alami

Metode utama yang digunakan Milton adalah clip and grow. Caranya dilakukan dengan memangkas cabang secara berkala, lalu membiarkan tunas baru tumbuh sebagai arah percabangan berikutnya.

Metode ini memberi ruang untuk membangun struktur pohon secara bertahap tanpa terlalu bergantung pada kawat. Kawat tetap dapat dipakai untuk meluruskan batang, tetapi penggunaannya dapat diminimalkan agar tidak perlu sering dilepas saat pohon tumbuh.

Milton menekankan pentingnya keberanian dalam memangkas demi mengejar desain yang diinginkan. “Kalau tidak berani memangkas, pohon tidak akan pernah mencapai bentuk yang kita inginkan,” ujarnya melalui praktik tersebut.

Pot Besar atau Tanah untuk Membesarkan Batang

Pilihan tempat tanam bergantung pada target ukuran batang. Untuk batang berukuran sedang, elm dapat ditempatkan di pot pembesaran atau nursery pot yang lebih praktis saat pohon kelak dipindahkan.

Penanaman langsung di tanah lebih sesuai bila targetnya adalah batang yang sangat besar. Pohon yang tumbuh di tanah dapat menghasilkan tunas panjang hingga beberapa meter sehingga pembesaran batang berlangsung lebih cepat dibandingkan di pot.

Cabang besar tetap perlu dipangkas berkala agar energi pohon lebih banyak diarahkan ke batang. Pembesaran tersebut tidak menghilangkan kebutuhan akan desain, karena struktur utama tetap harus dikendalikan sejak awal.

Daun elm muda yang masih besar juga dapat mengecil seiring pohon matang dan percabangannya makin rapat. Proporsi daun yang lebih kecil membuat bonsai semakin menyerupai pohon tua dalam skala mini.

Milton memperkirakan bibit yang sedang dibentuk dapat menghasilkan batang jauh lebih besar dan karakter lebih matang dalam sekitar lima tahun. Namun, untuk mencapai ukuran seperti bonsai elm berusia puluhan tahun, kesabaran dan perawatan konsisten tetap menjadi bagian yang tidak dapat dipercepat.

Terkait