Apa Arti Bintang Mahaputera Utama yang Diberikan Presiden Prabowo? Penjelasan Lengkap

Author: Qoo Media

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto baru-baru ini memberikan Bintang Mahaputera Utama kepada sejumlah tokoh nasional dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta pada 25 Agustus 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas jasa besar yang telah diberikan para penerima dalam berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara.

Pengertian Bintang Mahaputera Utama

Bintang Mahaputera Utama adalah salah satu kelas tanda kehormatan Bintang Mahaputera yang terdiri dari lima kelas, yakni Adipurna, Adipradana, Utama, Pratama, dan Nararya. Tanda kehormatan ini pertama kali diberikan pada tahun 1961 dan memiliki tujuan untuk mengakui pengabdian dan jasa terhadap negara yang dinilai luar biasa.

Menurut laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bintang Mahaputera Utama dianugerahkan kepada individu, kesatuan, institusi pemerintah, maupun organisasi yang telah memberikan kontribusi signifikan demi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa. Penerima penghargaan ini dianggap telah memiliki Darma bakti dan jasa yang diakui secara luas baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kriteria Penerima Bintang Mahaputera Utama

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Tanda Kehormatan Republik Indonesia, Bintang Mahaputera diberikan berdasarkan tiga kriteria utama:

  1. Berjasa luar biasa dalam berbagai bidang yang membawa manfaat untuk kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.
  2. Memiliki pengabdian dan pengorbanan di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, maupun bidang lain yang besar pengaruhnya.
  3. Memiliki pengakuan darma bakti dan jasanya secara meluas baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Daftar Penerima Bintang Mahaputera Utama Tahun 2025

Dalam penyerahan tanda kehormatan pada Agustus 2025, Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera Utama kepada 34 tokoh dari berbagai latar belakang. Beberapa nama yang disorot antara lain adalah aktris senior Christine Hakim, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Selain itu, ada tokoh-tokoh penting lain seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Berikut sejumlah tokoh penerima Bintang Mahaputera Utama dalam penganugerahan kali ini:

  1. Hashim Djojohadikusumo (Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya)
  2. Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur)
  3. Sugiono (Menteri Luar Negeri)
  4. Abdul Mu’ti (Mendikdasmen)
  5. Fadli Zon (Menbud)
  6. Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)
  7. Meutya Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital)
  8. Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)
  9. Muhammad Yusuf Ateh (Kepala BPKP)
  10. Ivan Yustiavandana (Kepala PPATK)
  11. Dadan Hindayana (Kepala Badan Gizi Nasional)
  12. Perry Warjiyo (Gubernur Bank Indonesia)
  13. Miftachul Akhyar (Rais Aam PBNU)
  14. Haedar Nashir (Ketua Umum PP Muhammadiyah)
  15. Andi Syamsuddin Arsyad
  16. Almarhum Suhardi
  17. Siti Hardjanti Wismoyo
  18. Sigit Puji Santosa
  19. Mayjen TNI (Purn) Syamsudin
  20. Johanes Gluba Gebze
  21. Herlina Christine Natalia Hakim
    …dan sejumlah tokoh lainnya serta almarhum yang memiliki jasa besar bagi bangsa.

Makna dan Dampak Penghargaan

Penghargaan Bintang Mahaputera Utama bukan hanya simbol kehormatan, melainkan juga bentuk pengakuan resmi atas dedikasi dan karya nyata para penerima dalam membangun Indonesia. Pemberian tanda kehormatan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berkontribusi positif dalam berbagai sektor, mulai dari budaya, pendidikan, infrastruktur, hingga pemerintahan.

Tanda kehormatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghargai tokoh yang telah berjasa, baik yang aktif maupun yang sudah berpulang, sebagai bagian dari sejarah dan pembangunan bangsa. Dengan demikian, Bintang Mahaputera Utama menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga semangat patriotisme dan dedikasi nasional di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto melalui penganugerahan ini menegaskan pentingnya pengakuan bagi mereka yang telah memberikan kontribusi luar biasa demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa, memperkuat ikatan nasionalisme dan kebanggaan terhadap prestasi anak bangsa.

Terbaru