Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur melakukan razia narkoba di sejumlah tempat hiburan malam. Salah satu lokasi yang disisir adalah FOX Karaoke di Apartemen Gunawangsa, Jalan Tidar, Surabaya pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalam operasi tersebut, sembilan orang berhasil diamankan oleh petugas. Dari jumlah itu, Ivan Kuncoro turut ditangkap lantaran diduga menggunakan narkotika. Ivan merupakan anak pemilik Rasa Sayang Group, perusahaan yang bergerak di bidang usaha hiburan malam di Surabaya.
Sumber yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa razia di FOX Tidar berlangsung cukup ramai. “Iya smalam ada ramai-ramai di FOX Tidar, kelihatannya ada razia,” ujar sumber tersebut. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, Ivan Kuncoro dinyatakan positif mengonsumsi zat amphetamin dan metil dioksi metamfetamin.
Petugas BNNP Jatim melakukan tes urine terhadap Ivan dan delapan orang lainnya yang diamankan. Hasil uji tersebut menemukan adanya bahan psikotropika dalam tubuh Ivan. Kondisi ini mengonfirmasi dugaan keterlibatan anak bos besar hiburan malam dalam kasus penyalahgunaan narkotika.
“Ini bentuk penegakan hukum terhadap peredaran narkoba di Jawa Timur,” kata narasumber yang mengikuti razia secara langsung. Petugas BNNP terus meningkatkan operasi untuk membersihkan tempat hiburan dari penyalahgunaan narkotika demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Jatim, Dr. Singgih hanya memberikan respons singkat. Ia mengaku tidak mengetahui detail kasus tersebut karena bukan bagian dari Humas BNNP Jatim. Pernyataan ini menegaskan adanya pembagian tugas yang ketat dalam penanganan kasus.
Berikut rincian pokok razia BNNP Jawa Timur di FOX Karaoke:
1. Lokasi razia: FOX Karaoke, Apartemen Gunawangsa, Jalan Tidar, Surabaya
2. Waktu operasi: Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB
3. Jumlah orang diamankan: 9 orang
4. Terduga pengguna narkoba: Ivan Kuncoro (anak pemilik Rasa Sayang Group)
5. Jenis narkotika ditemukan: amphetamin dan metil dioksi metamfetamin
Penangkapan ini mencerminkan upaya serius pemerintah untuk memberantas peredaran narkoba. Kasus yang melibatkan tokoh penting dalam bisnis hiburan malam menjadi perhatian ekstra. BNNP Jawa Timur diharapkan terus mengawal proses hukum agar kasus ini terang benderang.
Pemberantasan narkotika di tempat hiburan malam menjadi fokus utama demi mencegah dampak buruk bagi generasi muda. Langkah BNNP dengan razia dan pemeriksaan laboratorium menjadi strategi efektif mengungkap pelaku penyalahgunaan narkotika. Pengawasan ketat harus dilakukan agar bisnis hiburan berjalan sehat tanpa tercemar narkoba.
Baca selengkapnya di: kabarjawatimur.com






