Ketua Kwarnas Lantik Pengurus Pramuka Jatim 2026–2030, Teguhkan Pengabdian dan Karakter Bangsa

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Komjen Polisi (Purn) Drs. H. Budi Waseso, resmi melantik Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti 2025–2030. Acara pelantikan digelar secara khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dan dihadiri tokoh penting seperti Wakil Gubernur Jawa Timur, Kak H. Emil Elestianto Dardak, serta jajaran pimpinan Kwartir Nasional dan Forkopimda.

Pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi Gerakan Pramuka Jawa Timur untuk memperkuat komitmen dalam pembinaan generasi muda dan penguatan karakter kebangsaan. Selain itu, Gerakan Pramuka di daerah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menangani berbagai tantangan sosial dan lingkungan yang semakin kompleks di era modern.

Momentum Penguatan Kepemimpinan dan Pengabdian

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H. M. Arum Sabil, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Ketua Kwarnas, Pemerintah Provinsi, serta seluruh pihak yang membantu kemajuan Pramuka di wilayah ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Mabida agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan memimpin daerah selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Kak Arum Sabil menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Mabida, Gerakan Pramuka Jawa Timur bukan sekadar organisasi simbolis. Pramuka harus menjadi penggerak utama pengabdian di masyarakat dengan berbagai program yang memberi dampak positif secara sosial dan lingkungan.

Kiprah Nyata Gerakan Pramuka Jawa Timur

Selama lima tahun terakhir, Gerakan Pramuka Jawa Timur telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Penanganan dan mitigasi pandemi Covid-19 secara aktif.
  2. Respons cepat terhadap bencana alam di wilayah Jawa Timur.
  3. Program bedah rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
  4. Gerakan kebersihan pantai dan sungai serta penanaman pohon sebagai bagian pelestarian lingkungan.
  5. Pengembangan kegiatan produktif di bidang pertanian dan peternakan sebagai media pendidikan kemandirian dan ketahanan pangan.

Program-program tersebut menjadi bukti nyata keterlibatan Pramuka Jawa Timur dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, peduli, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat luas.

Adaptasi dan Peran Strategis di Era Modern

Wakil Gubernur Jawa Timur, Kak Emil Elestianto Dardak, memberikan apresiasi kepada para pengurus yang dilantik dan menilai Gerakan Pramuka mampu menjaga nilai serta prinsip kepramukaan. Ia menilai kemajuan teknologi dan era kecerdasan buatan menuntut generasi muda memiliki karakter kuat agar tidak mudah tergilas oleh perkembangan zaman.

Menurut Kak Emil, Pramuka harus menjadi benteng moral dan berada di garis depan pembentukan karakter bangsa. Ia juga mengapresiasi kontribusi Pramuka Jawa Timur dalam aksi kemanusiaan, termasuk penyaluran bantuan lebih dari Rp1 miliar bagi korban bencana di Sumatera serta kegiatan pelestarian lingkungan dan perbaikan tempat tinggal masyarakat kurang mampu.

Amanat Ketua Kwarnas untuk Pengurus Baru

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso, menekankan bahwa pelantikan pengurus baru merupakan momen penting demi meneguhkan semangat pengabdian. Ia mengingatkan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi organisasi, melainkan kepercayaan moral untuk menggerakkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.

Kak Budi Waseso juga menggarisbawahi pendidikan kepramukaan sebagai sarana membentuk kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan. Ia mengapresiasi respon cepat Gerakan Pramuka Jawa Timur dalam membantu korban bencana dan mengajak pengurus agar mendukung program swasembada pangan nasional.

Salah satu fokus utama adalah mendorong gugus depan di sekolah memiliki lahan pangan terintegrasi. Hal ini dimaksudkan agar adik-adik Pramuka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dalam pertanian, perikanan, dan peternakan, serta membentuk kemandirian pangan bagi masa depan bangsa.

Sinergi dan Harapan Lima Tahun Mendatang

Masa bakti kepengurusan baru Gerakan Pramuka Jawa Timur periode 2025–2030 menjadi awal kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi, Kwartir Nasional, dan seluruh jajaran Pramuka. Target utamanya adalah menjadikan organisasi ini semakin solid dan adaptif agar mampu memberikan manfaat nyata.

Dengan kerja sama yang kokoh dan amanah pengurus yang baru dilantik, Gerakan Pramuka Jawa Timur diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda serta memperluas pengabdian sosial dan lingkungan secara berkelanjutan. Pelantikan ini sekaligus menjadi wujud kesiapan organisasi menghadapi tantangan ke depan secara konsisten dan responsif.

Baca selengkapnya di: pramuka.id

Berita Terkait

Back to top button