Rumah Anggota DPRD Jateng di Pekalongan Ditembaki OTK: Misteri Penembakan Malam, Polisi Masih Usut Motif dan Identitas Pelaku yang Menghilang dalam Gelap

Polisi masih menyelidiki insiden penembakan yang menimpa rumah anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP, Nur Fatwa, di Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB dan mengejutkan warga setempat.

Petugas dari Polda Jawa Tengah dan Polres Pekalongan sudah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa barang bukti, termasuk proyektil peluru dan rekaman CCTV, telah diamankan untuk membantu proses penyidikan.

Suami Nur Fatwa, Ahmad Muzakhim, mengaku terkejut dengan peristiwa penembakan itu karena merasa tidak memiliki musuh atau konflik yang berhubungan dengan usaha maupun pribadi. Saat kejadian, ia berada di dalam rumah dan mendengar suara tembakan keras yang membuat suasana menjadi mencekam.

Menurut penuturan Ahmad, sekitar pukul 20.30 WIB, dua tamu datang ke rumahnya. Setelah salah satu tamu keluar membeli rokok, datang sepeda motor dari arah utara dan menghentikan laju di depan rumah. Pengendaranya kemudian menembakkan satu kali tembakan dan langsung melarikan diri.

Ahmad mencoba mengejar pelaku yang mengenakan helm dan masker dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 170 cm dan bertubuh sedang. Namun, ia memutuskan untuk tidak mengejar lebih jauh demi menghindari risiko tertembak dan segera menghubungi pihak kepolisian.

Kepala Polsek Kedungwuni, Iptu Amin, menyatakan bahwa petugas gabungan dari berbagai instansi kepolisian langsung merespons laporan tersebut. Mereka melakukan pengumpulan bukti, olah TKP, dan meminta keterangan dari saksi terkait guna mengungkap motif kejadian.

Hingga saat ini, polisi belum mengungkap alasan pasti di balik aksi penembakan terhadap rumah anggota DPRD tersebut. Penyidikan terus berlanjut dengan pemeriksaan intensif dari berbagai pihak demi memastikan keamanan dan menuntaskan kasus.

Kasus ini menjadi perhatian serius warga dan memperlihatkan ketegangan yang perlu segera direspons oleh aparat untuk menjaga ketertiban di wilayah Pekalongan. Keamanan anggota legislatif dan keluarganya merupakan hal yang mendapat prioritas dari kepolisian dalam menangani insiden tersebut.

Berikut ini rangkuman singkat kronologi dan fakta penting terkait penembakan:

1. Lokasi: Rumah Nur Fatwa di Desa Capgwen, Kedungwuni Timur, Pekalongan
2. Waktu kejadian: Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB
3. Korban: Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan pada tembok akibat peluru
4. Pelaku: Orang tak dikenal, menggunakan motor matik, mengenakan helm dan masker
5. Tindakan polisi: Olah TKP, pengumpulan barang bukti, pemeriksaan saksi, dan penyelidikan intensif

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya penguatan pengamanan terhadap tokoh publik. Polri juga mendorong masyarakat untuk selalu memberikan informasi yang dapat membantu mengungkap pelaku dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Baca selengkapnya di: www.metrotvnews.com

Terkait