BCA Syariah Mesin Penggerak UMKM: Rahasia Kelas Baik dan BlaztFood Jadi Penyelia Halal di UI Halal Training Center Depok!

PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) memberikan dukungan penuh terhadap peresmian Universitas Indonesia Halal Training Center (UI HTC) yang berlangsung di aula terapung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri halal di Indonesia sekaligus mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing internasional.

Corporate Secretary BCA Syariah, Muhammad Fikri Hudaya, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi faktor penting dalam pengembangan sektor ini. Melalui program WEpreneur, BCA Syariah secara konsisten mengadakan berbagai pelatihan untuk memberdayakan pengusaha UMKM agar mampu meningkatkan daya saing mereka secara signifikan.

Pada acara peresmian UI HTC, BCA Syariah menghadirkan dua pelaku UMKM yang merupakan lulusan dari program WEpreneur, yakni Kelas Baik dan BlaztFood. Keduanya berperan sebagai penyelia halal dalam pelatihan yang diselenggarakan di UI HTC. Penyelia halal memegang tanggung jawab untuk memastikan seluruh produk yang dihasilkan memenuhi standar halal sesuai ketentuan yang berlaku.

Tugas penyelia halal mencakup proses sertifikasi halal yang meliputi pemeriksaan bahan produksi, pengawasan proses pembuatan, dan dokumentasi agar semua berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Peran ini krusial bagi UMKM, karena dapat diterapkan di usaha mereka sendiri maupun di usaha lain yang sedang melakukan sertifikasi halal.

Fikri menambahkan bahwa kehadiran penyelia halal di tingkat usaha menjadi kunci agar standar halal dapat diterapkan secara konsisten di seluruh proses produksi UMKM. “Kesiapan penyelia halal di tingkat usaha akan membantu UMKM menjalankan standar halal secara konsisten,” ujarnya.

BCA Syariah menargetkan hingga akhir 2025 terdapat 80 peserta UMKM perempuan yang mengikuti program pelatihan dan pendampingan sebagai bentuk pengembangan kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan usaha. Program ini tidak hanya fokus pada pelatihan teknis tapi juga menyediakan mentor untuk mendampingi para pelaku usaha agar dapat bertumbuh secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan kemampuan individual, peserta program WEpreneur juga diwajibkan untuk mentransfer ilmu dan melakukan micro-mentoring kepada pelaku UMKM lainnya sebanyak 3.148 orang. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan efek pengganda yang luas di sektor UMKM, sehingga semakin banyak usaha yang mampu memenuhi kebutuhan pasar dan standar regulasi halal.

Fikri mengungkapkan bahwa sistem pelatihan dan mentoring yang dijalankan mempersiapkan para pelaku UMKM agar lebih siap dalam menghadapi tantangan pasar serta regulasi sebelum memasuki proses sertifikasi halal. Pendekatan ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan kredibilitas produk halal di Indonesia.

Peresmian UI Halal Training Center dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Presiden periode 2019-2024 Ma’ruf Amin, Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas Universitas Indonesia Agus Setiawan, serta Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, M. Aqil Irham. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dan akademisi dalam mengembangkan industri halal nasional.

BCA Syariah melalui kolaborasi dengan UI HTC dan program WEpreneur membuktikan peran aktifnya dalam mendorong penguatan industri halal, khususnya pada sektor UMKM. Pendekatan strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk halal sekaligus menumbuhkan ekosistem yang sehat dan kompetitif di pasar domestik maupun global.

Baca selengkapnya di: www.theiconomics.com

Terkait