
Satuan Brimob Polda Jawa Tengah melakukan evakuasi cepat terhadap seorang warga yang membutuhkan penanganan medis darurat di kawasan Perum Grand Permata Tembalang. Evakuasi ini berlangsung dini hari saat banjir melanda kawasan Meteseh, dengan kondisi warga yang terjebak dan debit air meningkat secara drastis.
Tim Unit Taktis SAR Satbrimob memulai kesiapsiagaan sejak pukul 03.00 WIB di bawah pimpinan Iptu SJ. Suseno, S.H. Mereka bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 03.20 WIB untuk mengevakuasi Fatma Putri Anwar, warga berusia 25 tahun yang sedang dalam kondisi lemah pasca operasi dan memiliki riwayat penyakit autoimun.
Evakuasi dalam Kondisi Krisis Banjir
Banjir yang merendam Perum Grand Permata Tembalang membuat mobilitas korban sangat terbatas serta membahayakan kesehatannya. Personel Brimob yang dilengkapi dengan peralatan SAR lengkap dan pelampung menembus genangan air untuk mengamankan korban. Mereka membawa Fatma ke tempat aman sambil memastikan koordinasi dengan tim medis berjalan lancar.
Setelah evakuasi, tim langsung mengatur pemindahan korban menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan intensif. Evakuasi ini menjadi prioritas utama mengingat kondisi kritis dan kebutuhan medis korban.
Komitmen Penyelamatan dan Kesiapsiagaan Satbrimob
Dansat Brimob Polda Jateng, Kombes Pol. Noor Hudaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel SAR merupakan hal penting dalam menghadapi situasi bencana atau kondisi cuaca ekstrem. Ia menyatakan bahwa fokus mereka tidak hanya menyelamatkan barang, melainkan juga memprioritaskan keselamatan nyawa warga yang rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga sakit.
“Negara harus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Personel SAR kami siagakan 24 jam untuk merespon cepat laporan darurat masyarakat,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan sikap profesional dan kemanusiaan dari Satbrimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Dukungan dan Apresiasi dari Polda Jawa Tengah
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto memberikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat yang dilakukan Satbrimob. Ia menyebut tindakan ini sebagai wujud nyata Polri yang humanis dan tanggap terhadap kondisi darurat di masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera lapor jika membutuhkan bantuan. Kami selalu siap di garda terdepan untuk melayani dan membantu masyarakat dalam kondisi apapun,” jelas Kabid Humas.
Tahapan Evakuasi dan Respons Operasi
- Menerima laporan warga terkait korban yang terjebak banjir.
- Pelaksanaan apel kesiapan dan pergeseran pasukan pada pukul 03.00 WIB.
- Tiba di lokasi pukul 03.20 WIB dan melakukan penyisiran zona banjir.
- Evakuasi korban dari rumah ke tempat aman dengan perlengkapan SAR lengkap.
- Koordinasi dengan tim medis untuk penanganan lanjutan.
- Operasi kemanusiaan berakhir pukul 06.30 WIB setelah konsolidasi dan pengamanan lokasi.
Melalui operasi ini, Polda Jawa Tengah kembali membuktikan komitmennya menjadi garda terdepan dalam penyelamatan nyawa masyarakat yang terdampak bencana. Kecepatan dan ketepatan kerja Satbrimob dalam menghadapi situasi darurat terus menjadi tumpuan harapan warga di tengah bencana banjir. Masyarakat dihimbau selalu waspada dan aktif menginformasikan kondisi kritis agar bantuan dapat segera diterima.





