KDM Tak Sekadar Ajak Keliling, Tapi Bentuk Tuntutan Tegas untuk Jalan Mulus dan Infrastruktur Prima di Jawa Barat Bersama Wali Kota Depok

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengajak Wali Kota Depok, H. Supian Suri, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah di Jawa Barat guna meninjau pembangunan infrastruktur. Kegiatan tersebut berlangsung di beberapa daerah seperti Majalengka, Pangandaran, dan Cianjur sebagai bagian dari upaya pemantauan perkembangan proyek konstruksi dan fasilitas publik di provinsi tersebut.

Dalam perjalanan tersebut, Wali Kota Depok mengungkapkan bahwa dirinya diajak oleh Gubernur Dedi untuk lebih dekat melihat pembangunan yang sedang berjalan. "Riding meninjau pembangunan di Jawa Barat, bersama Bapak Aing, Menyala King," ujar Supian Suri saat ditemui di lokasi perjalanan.

Peninjauan di Majalengka dan Harapan Pemerintah Daerah

Saat tiba di Majalengka, rombongan menyambangi gapura bertuliskan “Jawa Barat Istimewa” yang menjadi simbol kemajuan wilayah tersebut. Gubernur Dedi Mulyadi menyoroti bahwa daerah ini telah berhasil pulih dari bencana longsor yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Ia juga berencana memasang bendera Merah Putih sebagai tanda kebanggaan.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur dan Wali Kota ke wilayahnya. Sementara Supian menilai Majalengka sebagai wilayah yang asri dan mencerminkan keistimewaan Jawa Barat.

Instruksi Perbaikan Infrastruktur bagi Depok dan Cianjur

Di sela istirahat, Gubernur Dedi meminta agar Supian Suri dan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, fokus pada pengelolaan jalan dan penerangan jalan umum. Instruksi langsung dari gubernur tersebut menegaskan pentingnya kondisi jalan yang mulus dan PJU yang terurus guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.

Peninjauan Jembatan Gaya Perkasa di Pangandaran

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Pangandaran untuk meninjau pembangunan Jembatan Gaya Perkasa, yang juga dikenal sebagai Jembatan Sodong Kopo. Proyek peletakan batu pertama dilakukan pada 2023 dengan alokasi dana sebesar Rp 66 miliar. Meskipun pembangunan sempat tertunda pada 2024, proyek kembali berlanjut pada 2025 dengan tambahan dana Rp 57 miliar.

Gubernur menyampaikan rencana penambahan fasilitas lampu-lampu di jembatan tersebut sekaligus pengembangan area parkir seluas satu hektar di sisi sebelum dan sesudah jembatan. Fasilitas tersebut akan mendukung aktivitas perdagangan dan meningkatkan daya tarik kawasan. Dedi berharap Kota Depok juga dapat memiliki jembatan dengan fasilitas serupa di masa depan.

Potensi Pariwisata dan Penataan Kawasan di Cianjur

Selain infrastruktur, Dedi Mulyadi juga meninjau potensi pariwisata di Kabupaten Cianjur yang memiliki keindahan alam meliputi pegunungan tinggi dan wilayah pesisir. Ia menegaskan pentingnya tata kelola dan pelestarian sumber daya alam agar wisata dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kekayaan alam yang ada diharapkan ditata, dijaga dan dipelihara,” imbuhnya. Dedi menekankan bahwa pengelolaan lingkungan dan infrastruktur pendukung harus terkoordinasi agar Jawa Barat tampil lebih tertata, rapi, dan indah dalam menarik wisatawan dan investasi.

Prioritas Pembangunan Infrastruktur Menuju Jawa Barat Maju

Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Supian Suri menggambarkan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di seluruh Jawa Barat. Fokus utama adalah menghadirkan prasarana yang mendukung mobilitas, kelancaran aktivitas masyarakat, serta pengembangan pariwisata sebagai sumber pendapatan daerah.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup dan daya saing wilayah secara keseluruhan. Kegiatan tersebut menandai langkah nyata percepatan pembangunan sambil memastikan pengawasan dan pemeliharaan berjalan sesuai standar.

Baca selengkapnya di: jurnaldepok.id

Berita Terkait

Back to top button