Dewan Pimpinan Wilayah Jemaat Ahmadiyah Jawa Tengah 1 melakukan kunjungan ke kantor Tribun Banyumas di Purwokerto pada Jumat, 20 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus meluruskan berbagai persepsi yang salah tentang jemaat Ahmadiyah kepada publik.
Nizamuddin Sofa Adnan, Mubaligh Daerah DPW Ahmadiyah Jateng 1, menegaskan bahwa keyakinan Ahmadiyah sama dengan umat Islam pada umumnya. Ia menjelaskan bahwa rukun iman, rukun Islam, dua kalimat syahadat, serta nabi yang diyakini adalah sama, yakni Nabi Muhammad SAW.
Meluruskan Persepsi Masyarakat
Menurut Nizamuddin, masih banyak kesalahpahaman di masyarakat terkait Ahmadiyah. Ia mengungkapkan perbedaan yang ada lebih bersifat pemahaman terkait sosok Imam Mahdi. "Dua kalimat syahadat itu tidak boleh ada perubahan. Persamaan itu jelas, hanya perbedaan di pemahaman tentang Imam Mahdi," ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi upaya DPW Ahmadiyah untuk memberikan pemahaman yang tepat dan mengurangi stigma negatif terhadap jemaatnya. Nizamuddin berharap ke depannya ada kerja sama yang lebih erat agar kerukunan dan keamanan dapat terjaga bersama.
Organisasi Legal dan Terbuka
Jemaat Ahmadiyah yang dipimpin Nizamuddin merupakan organisasi yang legal dan terbuka di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Jemaat Ahmadiyah tidak menutup diri dari masyarakat dan siap menerima siapa saja yang ingin memahami kehidupan mereka. Bahkan, kelompok mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Purwokerto secara rutin melakukan penelitian dan observasi langsung di lingkungan jemaat tersebut.
Nizamuddin menambahkan, mereka memiliki program "live in" yang mengundang tokoh-tokoh dari luar untuk menyaksikan aktivitas sehari-hari jemaat. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa tidak ada hal yang disembunyikan dalam kehidupan mereka.
Respon Media dan Harapan Kolaborasi
Rustam Aji, Content Manager Tribun Banyumas, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa media selalu terbuka menerima berbagai informasi dari semua pihak. Menurutnya, informasi yang akurat dan berimbang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk membangun pemahaman yang benar.
Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi DPW Jemaat Ahmadiyah Jawa Tengah 1 untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan media dan masyarakat luas. Melalui dialog terbuka, mereka ingin mengikis prasangka negatif serta menciptakan suasana toleransi yang harmonis di tengah komunitas beragam di Indonesia.
Fakta Penting Kunjungan DPW Ahmadiyah:
- Kunjungan silaturahmi dan klarifikasi ke Tribun Banyumas di Purwokerto
- Penegasan kesamaan rukun iman, rukun Islam, dan nabi Muhammad SAW
- Penjelasan perbedaan pemahaman terkait Imam Mahdi
- Jemaat Ahmadiyah bersifat terbuka dan legal di Indonesia
- Program live in dan penelitian dari mahasiswa UIN Purwokerto
- Harapan terjalinnya kolaborasi untuk kerukunan dan keamanan sosial
Kunjungan DPW Ahmadiyah Jateng ini menjadi momentum penting untuk mengedukasi publik secara objektif dan membangun dialog antar komunitas. Dengan terbukanya ruang komunikasi, diharapkan kesalahpahaman dapat diminimalisir serta tercipta kerukunan yang jauh lebih kokoh di masyarakat.
