PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggandeng 20 biro perjalanan wisata di Jawa Tengah guna mendukung target kunjungan 53 juta wisatawan pada 2025. Kerja sama ini menjadikan asuransi perjalanan sebagai bagian utama layanan biro travel untuk memenuhi kebutuhan perlindungan wisatawan.
Askrindo menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan masa berlaku tiga tahun. Perusahaan ini menyediakan asuransi kecelakaan diri (Personal Accident) dan travel insurance sebagai proteksi utama selama perjalanan.
Dukungan untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menilai sektor pariwisata sebagai motor penting pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Data resmi Pemerintah Provinsi mencatat kunjungan wisatawan dapat mencapai 53 juta orang dengan kontribusi PDRB sebesar 11,79% sampai triwulan III.
Budhi menjelaskan, “Pariwisata Jawa Tengah memiliki potensi besar. Askrindo ingin memberikan rasa aman bagi wisatawan sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas layanan.”
Standarisasi Layanan dan Solusi Perlindungan
Branch Manager Class I Askrindo Semarang, Gami Aji Libraga, menyebutkan bahwa perlindungan yang diberikan meliputi mitigasi risiko kecelakaan dan biaya medis selama perjalanan. Kerja sama ini juga meneruskan hubungan dengan Perum Perhutani untuk pengamanan wisata di beberapa wilayah seperti Blora, Purwodadi, Kendal, dan Gundih.
Askrindo menargetkan agar asuransi perjalanan menjadi standar wajib dalam setiap paket wisata. Hal ini diperlukan untuk menciptakan industri pariwisata yang semakin berkelanjutan dan dapat dipercaya oleh masyarakat luas.
Fokus pada Keamanan dan Keberlanjutan Pariwisata
Budhi Novianto menambahkan bahwa perlindungan asuransi yang menyeluruh mampu mendukung peningkatan standar keamanan industri pariwisata. Menurutnya, hal ini juga akan memperkuat kepercayaan wisatawan dan pelaku bisnis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
Dengan sinergi antara Askrindo dan biro travel, diharapkan sektor pariwisata Jawa Tengah dapat tumbuh pesat dengan dukungan layanan profesional dan perlindungan maksimal bagi setiap perjalanan wisata. Proyek ini juga mendorong inovasi layanan dan penguatan ekosistem wisata yang lebih terpercaya serta berorientasi pada pengalaman pelanggan.
Rangkuman Kerja Sama Askrindo dan Biro Travel:
- Penyediaan asuransi kecelakaan diri dan travel insurance dalam paket perjalanan
- Penandatanganan MoU berdurasi tiga tahun
- Target pasar wisatawan Jawa Tengah mencapai 53 juta orang
- Perlindungan meliputi risiko kecelakaan dan biaya medis
- Standarisasi asuransi sebagai syarat wajib paket perjalanan
- Melanjutkan kerja sama dengan Perum Perhutani di wilayah tertentu
- Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata
Sinergi ini menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat industri pariwisata Jawa Tengah dengan penambahan nilai layanan dan perlindungan yang menyeluruh. Upaya ini sejalan dengan tren global untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan dalam bidang perjalanan.
Source: www.stabilitas.id






