Reses DPRD Jawa Barat Cucu Sugiarti Serap Aspirasi dan Perkuat Kondusivitas Serta Literasi Digital Warga untuk Masa Depan Lebih Baik

Reses II DPRD Jawa Barat: Cucu Sugiarti Fokus Dorong Kondusivitas Wilayah dan Literasi Digital Warga

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Dr. Hj. Cucu Sugiarti, M.Pd., kembali melaksanakan kegiatan Reses II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026. Reses ini digelar di Sekretariat DPD PKS Kabupaten Bekasi sebagai upaya penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung.

Kegiatan tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat komunikasi antara anggota dewan dan konstituen. Cucu Sugiarti menegaskan bahwa reses adalah kewajiban konstitusional yang bertujuan menyinkronkan program pembangunan dengan kebutuhan warga.

Menyerap Aspirasi Masyarakat Secara Langsung

Dalam reses yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, dan ibu rumah tangga, Cucu Sugiarti memberikan ruang luas bagi warga menyampaikan berbagai persoalan riil. Mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga ekonomi lokal, semua aspirasi dihimpun untuk menjadi bahan laporan resmi di sidang paripurna.

Ia menjelaskan, "Aspirasi yang Bapak dan Ibu sampaikan hari ini akan menjadi bahan laporan resmi dalam sidang paripurna." Komitmen tersebut diarahkan agar usulan yang masuk bisa diperjuangkan hingga masuk ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Menjaga Kondusivitas Wilayah

Salah satu fokus penting dalam kegiatan reses ini adalah mendorong terciptanya kondisi wilayah yang kondusif. Cucu Sugiarti mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga harmoni sosial demi mendukung kelancaran pembangunan daerah.

Menurutnya, reses harus menjadi jembatan komunikasi efektif antara rakyat dan pemerintah agar keluhan dan usulan dapat tersampaikan dengan baik. Dengan situasi wilayah yang aman dan kondusif, efektivitas program pembangunan pun dapat meningkat.

Meningkatkan Literasi Digital Warga

Selain penyerapan aspirasi, reses kali ini juga dimanfaatkan untuk mendorong pentingnya literasi digital bagi warga masyarakat. Kemajuan teknologi informasi menuntut warga lebih cerdas dalam memilah informasi agar terhindar dari berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Cucu Sugiarti mengungkapkan, edukasi literasi digital menjadi bagian strategis dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan sosial yang kondusif untuk pembangunan.

Prioritas Pembangunan Berbasis Data Lapangan

Dengan turun langsung ke lapangan, anggota DPRD dapat melakukan pemetaan kebutuhan pembangunan yang lebih akurat. Pengalaman dari kegiatan reses memungkinkan penetapan skala prioritas yang benar-benar sesuai dengan kondisi dan harapan masyarakat.

Pendekatan ini penting agar program pembangunan daerah benar-benar tepat sasaran, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik. Dalam rapat paripurna mendatang, hasil reses ini menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan daerah.

Langkah Konkret Reses II DPRD Jawa Barat:

  1. Menyediakan ruang dialog langsung dengan masyarakat berbagai kalangan.
  2. Menghimpun aspirasi terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal.
  3. Memastikan laporan aspirasi disampaikan dalam sidang paripurna DPRD.
  4. Mendorong terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif.
  5. Mengedukasi masyarakat mengenai literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi.
  6. Melakukan pemetaan kebutuhan pembangunan berdasarkan data lapangan.

Kegiatan reses yang dilakukan Cucu Sugiarti menunjukkan komitmen anggota legislatif dalam menjalankan fungsi representasi dan pengawasan pembangunan daerah. Dengan fokus pada kondusivitas wilayah dan literasi digital, diharapkan hasil pembangunan semakin merata dan bermanfaat luas bagi masyarakat Jawa Barat.

Baca selengkapnya di: jabar.tribunnews.com
Exit mobile version