Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, H Tedy Rusmawan, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat untuk lebih proaktif memeriksa kondisi armada angkutan darat jelang Lebaran 2026. Ia menegaskan bahwa pengecekan angkutan seperti bus dan elf harus dilakukan sejak awal Ramadan agar armada memenuhi syarat laik jalan.
Tedy mengimbau agar inspeksi keselamatan atau ramp check tidak ditunda sampai mendekati hari raya. Ia ingin pengecekan berlangsung secara bertahap dan menyeluruh supaya semua kendaraan yang digunakan untuk mudik tercatat dan dalam kondisi aman.
Koordinasi Antar Dinas Perhubungan
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jabar I itu juga meminta Dishub Jawa Barat berkoordinasi dengan Dishub kabupaten dan kota. Ia menyarankan agar surat edaran segera dikeluarkan untuk menjadi pedoman pelaksanaan pengecekan di lapangan.
Menurutnya, langkah ini memberikan waktu bagi pengusaha angkutan untuk memperbaiki kendaraan yang belum memenuhi standar keselamatan. Perbaikan dapat mencakup sistem pengereman, cakram, dan komponen penting lainnya agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Fokus pada Pencegahan Kecelakaan
Tedy menegaskan pentingnya supervisi ketat terhadap kendaraan yang beroperasi. Berdasarkan data yang ia peroleh, 90 persen kasus kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh rem blong. Hal ini menjadi alasan kuat untuk memastikan semua armada dalam kondisi optimal sebelum mengangkut penumpang.
Selain kendaraan, Tedy juga mengingatkan pentingnya kelengkapan rambu dan marka jalan di wilayah Jawa Barat. Ia berharap pemerintah memperhatikan perbaikan dan penambahan fasilitas keselamatan tersebut untuk menekan angka kecelakaan.
Faktor Cuaca dan Kondisi Jalan
Tedy juga mengingatkan bahwa hingga akhir Maret Jawa Barat masih dilanda musim hujan. Kondisi jalan yang licin menjadi faktor risiko tambahan yang harus diperhitungkan. Oleh karena itu, kesiapan armada serta faktor keselamatan lainnya harus mendapatkan prioritas.
Pentingnya Pemeriksaan Kondisi Sopir
Terkait program mudik gratis dari pemerintah dan perusahaan, Tedy memberikan apresiasi sekaligus mengingatkan agar kesehatan pengemudi diperiksa secara menyeluruh. Ia menekankan sopir harus dalam kondisi prima karena mereka membawa banyak penumpang dan merupakan wakil pemerintah di jalan.
“Pengemudi harus dipastikan sehat dan prima. Keselamatan menjadi hal utama yang tidak boleh dikompromikan,” ujarnya.
Harapan Menjelang Lebaran
Tedy berharap seluruh armada yang berangkat dari Jawa Barat dalam kondisi aman. Ia juga berharap para penumpang dapat kembali dengan selamat sehingga momentum Idulfitri bisa dirayakan tanpa insiden berarti di wilayah Jawa Barat.
