Pencemaran Air di Jateng Meningkat, Heri Londo Desak Penegakan Hukum Tegas untuk Selamatkan Sumber Daya Alam

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengingatkan pentingnya penguatan penegakan aturan terkait pencemaran air di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa pengawasan terhadap pelaku industri yang tidak mengelola limbah sesuai dengan standar baku mutu harus lebih intensif.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah menunjukkan sebagian besar pencemaran air berasal dari limbah cair industri yang belum terolah dengan benar. Selain industri, pencemaran juga bersumber dari kegiatan rumah tangga, hotel, dan rumah sakit, namun angka pelanggaran terbesar tetap sektor industri.

Heri menegaskan bahwa pencemaran air bukan masalah ringan karena berpengaruh langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menambahkan, keberlanjutan sumber daya air dapat terganggu jika pengelolaan limbah tidak dilaksanakan sesuai ketentuan.

Setiap pelaku usaha wajib memiliki dan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang disetujui pemerintah. Heri Londo—sapaan akrabnya—mengingatkan agar kepentingan bisnis tidak sampai mengabaikan kelestarian lingkungan dan keselamatan publik.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah mendorong DLHK untuk memperketat pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar aturan pengelolaan limbah. Tujuannya agar adanya efek jera, sehingga pelaku usaha tidak sembarangan membuang limbah.

Sepanjang tahun ini, DLHK telah memberikan sekitar 50 sanksi administratif kepada perusahaan yang terbukti melanggar pengelolaan limbah, mayoritas dari sektor industri. Penegakan hukum yang konsisten menjadi salah satu kunci menekan angka pencemaran air.

Selain itu, Heri mendorong peningkatan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha agar mereka memahami dan mampu menerapkan standar pengelolaan limbah secara tepat. Kesadaran lingkungan di kalangan industri diyakini dapat mengurangi dampak pencemaran.

Peran aktif semua pihak dalam mematuhi aturan lingkungan menjadi harapan utama agar kualitas lingkungan hidup di Jawa Tengah dapat terus terjaga secara berkelanjutan. Heri menegaskan komitmen DPRD dalam bersama-sama menjaga sumber daya air demi masa depan yang lebih sehat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jatengpos.co.id

Terkait