Wakil Gubernur Jateng Dorong Ratusan Mahasiswa UNS Kuasai Kepemimpinan Rasulullah SAW, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan Berintegritas

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Ajakan tersebut disampaikan dalam acara “Ngabuburit Bersama Mahasiswa UNS” yang digelar di Masjid Nurul Huda UNS, menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dan menghadirkan dialog inspiratif mengenai pentingnya kepemimpinan, kontribusi generasi muda, serta peran mahasiswa dalam pembangunan daerah dan bangsa. Acara juga menjadi ajang silaturahmi yang membangun semangat gotong royong antar mahasiswa.

Dialog Inspiratif Tentang Kepemimpinan

Dalam sesi dialog, Taj Yasin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan materi bertema “Refleksi Kepemimpinan Rasulullah SAW dalam Pembangunan Pemerintahan di Era Modern dan Prinsip Kepemimpinan Perempuan dalam Pandangan Islam.” Menurutnya, Rasulullah SAW adalah contoh teladan dalam kepemimpinan yang relevan untuk saat ini.

Wakil Gubernur memaparkan empat prinsip utama kepemimpinan Rasulullah SAW, yaitu sidiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan wahyu), dan fathonah (cerdas serta bijaksana). Keempat nilai ini menjadi pedoman penting dalam menjalankan kepemimpinan modern yang berintegritas dan efektif.

Peran Perempuan dalam Kepemimpinan

Nawal Arafah Yasin menekankan bahwa perempuan juga memiliki potensi besar untuk berperan sebagai pemimpin di masa depan. Ia mengutip prinsip-prinsip dari Syekh Muhammad bin Abdul yang menyatakan bahwa perempuan harus memiliki keahlian dan mengikuti syariat Allah SWT.

Ia mencontohkan sosok Siti Maryam sebagai figur perempuan yang teguh dalam iman dan kebenaran meskipun mendapat banyak cacian. Nawal menolak pandangan pelarangan perempuan menjadi pemimpin karena ia yakin kaum perempuan bisa memimpin dengan mengedepankan sifat kejujuran dan kebaikan hati.

Peran UNS dalam Membentuk Pemimpin

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasi atas tema yang diangkat. Ia menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam membentuk karakter, moralitas, dan kepemimpinan mahasiswa.

Menurut Rektor, kegiatan ini mampu membuka wawasan mahasiswa tentang berbagai perspektif kepemimpinan, mulai dari teladan Rasulullah SAW hingga pemimpin pemerintahan saat ini, sehingga dapat menjadi bekal mereka menuju masa depan bangsa.

Poin Penting yang Disampaikan dalam Acara Ngabuburit UNS

  1. Empat prinsip kepemimpinan Rasulullah SAW: sidiq, amanah, tabligh, fathonah.
  2. Pentingnya kemampuan dan kepatuhan syariat bagi perempuan yang ingin menjadi pemimpin.
  3. Teladan perempuan salehah seperti Siti Maryam dalam mempertahankan keimanan.
  4. Peran perguruan tinggi dalam pengembangan kepemimpinan berintegritas.

Acara ini tidak hanya mengajak mahasiswa untuk meneladani figur kepemimpinan yang sesuai nilai agama dan kebudayaan, tetapi juga mendorong mereka berani mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional. Dengan pembekalan yang baik, para mahasiswa diharapkan dapat menjadi pemimpin masa depan yang cerdas dan bertanggung jawab.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: uns.ac.id
Exit mobile version