Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Jawa Barat dalam kondisi aman. Kesiapan pasokan energi menjadi fokus utama untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa ketersediaan minyak mentah, BBM, dan LPG dalam jumlah mencukupi. Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau dan mengoptimalkan pemanfaatan BBM sesuai kebutuhan masyarakat.
Kesiapan Infrastruktur Energi di Jawa Barat
Dalam kunjungan kerja ke Refinery Unit VI Balongan, Jawa Barat, Laode memastikan kesiapan infrastruktur energi terutama di jalur mudik utama Jawa Barat. Wilayah ini menjadi pusat mobilitas tinggi sehingga distribusi dan ketersediaan energi harus terjamin.
Menurut data PT Pertamina di Regional Jawa Bagian Barat, terdapat:
- 1.620 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
- 439 Pertashop
- 2.331 Agen LPG
- 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)
- Dua agen minyak tanah
Jumlah tersebut menunjang pasokan energi di wilayah dengan mobilitas padat tersebut.
Layanan Tambahan Selama Ramadan dan Idulfitri
Pertamina menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan energi. Ini termasuk:
- 427 SPBU beroperasi 24 jam
- 2.180 agen LPG Siaga
- 18 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga
- 52 titik layanan Motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) BBM
- 563 agen PDS Bright Gas
- 62 mobil tangki siaga di SPBU dengan mobilitas tinggi
Fasilitas ini meningkatkan kelancaran suplai BBM dan LPG, serta mendukung mobilitas pemudik.
Fasilitas Pendukung untuk Pemudik
Selain layanan energi, Pertamina juga menyediakan 11 titik Serambi MyPertamina. Tempat ini dapat dimanfaatkan para pemudik sebagai area istirahat yang aman dan nyaman. Penyediaan serambi ini merupakan inovasi untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.
Pemerintah dan Pertamina menegaskan bahwa kondisi stok energi di Jawa Barat aman dan distribusi berjalan lancar. Masyarakat diimbau tidak panik dan dapat melakukan perjalanan dengan tenang pada Ramadan dan Idulfitri kali ini. Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan ketersediaan energi selalu terjaga.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kompas.tv