Pemudik Motor Pantura Brebes Tolak Valet And Ride, Pilih Risiko Demi Kebebasan Berkendara

Pemudik motor di jalur Pantura Brebes ramai menolak program valet and ride yang digagas Polda Jawa Tengah. Penolakan ini terjadi meskipun program tersebut sudah disosialisasikan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan mudik.

Pantauan di lapangan pada H-6 Lebaran menunjukkan banyak pemudik motor tetap memilih menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh. Bahkan, sejumlah pengendara terlihat membawa anak-anak, dengan satu anak duduk di depan pengendara dan satu lainnya di tengah perangkat kendaraan roda dua.

Program Valet and Ride

Polda Jateng menawarkan layanan valet and ride dengan mengangkut motor pemudik menggunakan truk. Para pemudik dilanjutkan perjalanannya dengan menggunakan bus yang telah disediakan dan mendapatkan pengawalan hingga mencapai tujuan di Semarang.

Tujuan utama program ini adalah mengurangi risiko kecelakaan di jalan serta memberikan perjalanan yang lebih aman dan nyaman. Meski demikian, banyak pemudik motor lebih memilih melanjutkan perjalanan dengan kendaraan roda dua, termasuk yang membawa keluarga dan anak-anak.

Respons Pemudik terhadap Program

Sebagian pemudik motor yang menggunakan layanan valet and ride merasa terbantu. Mereka mengakui dapat beristirahat selama perjalanan dan menghemat waktu. Seorang peserta program, Adi Setiawan, menyampaikan bahwa waktu tempuh perjalanan bisa dipangkas hingga tiga jam.

Layanan ini beroperasi mulai tanggal 13 hingga 19 Maret 2026 dengan jadwal pemberangkatan tiga kali sehari, yakni pukul 10.00, 14.00, dan 16.00 WIB. Polda Jateng berharap partisipasi pemudik makin meningkat agar arus mudik lebih aman dan tertib.

Kondisi Jalur Pantura Brebes

Kepadatan arus motor terjadi di jalur Pantura wilayah Brebes dan menyebabkan situasi semakin padat saat masa mudik. Kesadaran tentang keselamatan menjadi penting karena banyak pengendara memilih membawa lebih dari satu anak selama perjalanan jauh.

Petugas Pos Pengamanan Pertigaan Jalingkut terus memberikan imbauan agar penggunaan valet and ride menjadi pilihan utama para pemudik. Program ini diharapkan dapat mengurangi kelelahan serta risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.

Dengan terus disosialisasikan dan didukung pengamanan ketat, program valet and ride Polda Jateng di jalur Pantura Brebes diharapkan dapat mendorong pergeseran perilaku pemudik motor menuju perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.beritasatu.com

Terkait