Viral sebuah video di media sosial menampilkan truk sumbu tiga yang dikawal oleh oknum anggota TNI saat melaju di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Dalam video tersebut, petugas kepolisian terlihat meminta truk-truk tersebut untuk keluar dari jalur tol, meskipun ada pengawalan dari oknum TNI.
Kejadian tersebut berlangsung di Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang, pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas polisi secara tegas meminta truk-truk yang melintas untuk keluar dari tol dengan alasan pelanggaran aturan operasional kendaraan berat.
Reaksi Polisi dan Klarifikasi Polda Jabar
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa truk-truk tersebut tetap ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku meskipun ada pengawalan dari oknum TNI. Menurutnya, oknum TNI tersebut tidak diperbolehkan melakukan pelanggaran demi menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, terutama selama periode mudik.
Hendra menjelaskan, “Meski ada pengawalan dari oknum TNI, kendaraan berat tetap dikeluarkan dari jalan tol demi kelancaran dan perlindungan para pemudik.” Hal ini menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap kendaraan berat yang melanggar pembatasan resmi tetap menjadi prioritas kepolisian.
Penindakan terhadap Truk Bertonase Besar
Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat mencatat bahwa selama pengawasan arus mudik, lebih dari 1.700 truk dan kontainer telah diberikan sanksi tilang akibat melanggar aturan pembatasan operasional kendaraan berat di jalan tol. Kebijakan pembatasan ini diterapkan untuk mengurangi kemacetan serta meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Polisi juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai kendaraan angkutan barang bertonase besar. Sopir yang tetap bandel berpotensi dikenai tindakan tegas, seperti penghentian sementara kendaraan di jalur keluar tol.
Fakta dan Kronologi Peristiwa
- Sejumlah truk sumbu tiga membawa kontainer melintas di jalur Tol Japek.
- Petugas kepolisian menindak truk tersebut dengan meminta keluar dari tol.
- Ada oknum TNI yang terlihat mengawal rombongan truk.
- Polisi tetap menegakkan aturan meski ada pengawalan.
- Penindakan dilakukan demi keselamatan arus lalu lintas, khususnya saat periode mudik.
- Lebih dari 1.700 kendaraan berat telah ditilang selama pengawasan arus mudik.
Video yang viral ini menarik perhatian publik karena menunjukkan dinamika penegakan aturan di lapangan yang dilengkapi pengawalan oleh oknum militer. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya aturan pembatasan kendaraan bertonase besar untuk mengantisipasi kemacetan parah di jalan tol.
Polda Jawa Barat terus berkomitmen menegakkan aturan lalu lintas dengan tanpa pandang bulu demi keselamatan dan kelancaran pengguna jalan. Kebijakan pembatasan kendaraan berat ini diharapkan memberikan manfaat terutama pada masa-masa puncak mobilitas masyarakat seperti mudik.
Informasi lengkap mengenai penindakan dan kebijakan lalu lintas terkait kendaraan berat dapat dilihat secara resmi melalui rilis Polda Jawa Barat dan direktorat kepolisian lalu lintas.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: news.detik.com








