Operasional Kapal Jawa-Bali Berjalan Lancar Sesuai Jadwal, Rahasia di Balik Kelancaran Arus Balik Lebaran

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang memastikan operasional kapal feri lintasan Ketapang-Gilimanuk berjalan lancar sesuai jadwal arus balik Lebaran. Hingga H+1 Lebaran, arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan.

General Manager PT ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menyatakan bahwa optimalisasi jumlah trip dan pengaturan pola sandar kapal menjadi kunci kelancaran layanan. Peningkatan volume penumpang dan kendaraan di jalur penyeberangan Jawa-Bali tetap terkendali dengan pola kedatangan yang merata.

Peningkatan Volume Penumpang dan Kendaraan
Data kumulatif dari H-10 hingga H+1 Lebaran menunjukkan pergerakan dari Jawa ke Bali melalui Ketapang mencapai 246.892 penumpang dan 51.514 kendaraan. Sementara dari Bali ke Jawa melalui Gilimanuk tercatat 541.215 penumpang, meningkat 5,1 persen, dan 172.689 kendaraan, naik 6 persen.

Peningkatan volume tersebut menuntut penanganan operasional yang tepat agar arus balik berjalan efisien. Arief menegaskan, koordinasi antar unit terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama masa puncak arus balik.

Strategi Pengendalian Arus Balik
Berikut langkah utama yang diterapkan PT ASDP dalam mengatur arus balik:

  1. Penambahan jumlah trip kapal feri sesuai kebutuhan.
  2. Penataan jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal guna menghindari penumpukan.
  3. Pengaturan pola sandar kapal secara dinamis.
  4. Peningkatan koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan petugas lapangan.

Dengan strategi tersebut, diharapkan layanan penyeberangan bisa berjalan optimal tanpa menimbulkan antrean panjang atau kemacetan di titik-titik keberangkatan.

Kondisi Pelabuhan dan Layanan
Arief juga melaporkan bahwa di Pelabuhan Ketapang kondisi operasional relatif kondusif. Tidak ditemukan gangguan teknis besar yang menghambat layanan feri. Proses pemeriksaan dokumen dan antrean kendaraan berjalan tertib dan terorganisir dengan baik.

Upaya pengendalian arus balik ini merupakan bagian dari skenario pemerintah untuk memastikan mobilitas masyarakat selama masa Lebaran tetap lancar dan aman. Kesiapan operasional infrastruktur penyeberangan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas antar pulau Jawa dan Bali.

Dengan data arus balik yang terpantau baik hingga hari kedua Lebaran, PT ASDP terus memantau perkembangan dan menyesuaikan layanan sesuai kondisi lapangan. Penumpang dan pengendara disarankan tetap mengikuti prosedur operasional dan menjaga ketertiban agar perjalanan lancar.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: bali.antaranews.com

Berita Terkait

Back to top button