Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau pemudik di wilayahnya agar tidak terburu-buru melakukan arus balik Lebaran dan memanfaatkan waktu yang masih tersedia dengan baik. Hal ini disampaikan saat ia membuka pelaksanaan jalur satu arah (one way) arus balik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.
Data menunjukkan selama mudik Lebaran 2026, sekitar 1.795.522 unit kendaraan masuk ke wilayah Jawa Tengah, sementara yang keluar tercatat 1.099.049 unit. Dari total kendaraan tersebut, baru sekitar 153.136 unit yang telah kembali ke daerah asal, sehingga sekitar 1,6 juta kendaraan masih berada di wilayah tersebut.
Gubernur Luthfi menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja agar arus balik tidak terkonsentrasi dalam waktu yang sama. Dengan cara ini, beban lalu lintas dapat berkurang dan pemudik memiliki fleksibilitas dalam perjalanan.
Dia juga memastikan kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah saat ini dalam keadaan prima tanpa masalah signifikan. Kondisi ini memperlihatkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sehingga mendukung kelancaran arus balik.
Selain infrastruktur yang memadai, ketersediaan bahan pokok dan energi juga dipantau dalam kondisi aman dan terjangkau di Jawa Tengah. Stok barang kebutuhan pokok tetap cukup dan harga relatif stabil untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama masa arus balik Lebaran berlangsung.
Gubernur mengajak masyarakat untuk tidak tergesa-gesa pulang dan memanfaatkan waktu dengan bijak demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Pemerintah daerah terus berupaya memastikan berbagai aspek penunjang arus balik seperti lalu lintas, ketersediaan barang, dan kondisi jalan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kompas.tv








