Lebaran 2026 Memecah Rekor, Tol Gempol-Pasuruan Dilewati 262 Ribu Kendaraan Dalam Sehari

Periode Lebaran tahun ini mencatat peningkatan volume kendaraan yang melintasi Tol Gempol-Pasuruan. PT Jasamarga Gempol Pasuruan melaporkan sebanyak 262.128 kendaraan masuk dan keluar ruas tol tersebut pada rentang waktu H-10 hingga H+3 Idul Fitri.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,35 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 256.110 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya, terdapat peningkatan signifikan sebesar 9,75 persen dari 238.850 kendaraan.

Distribusi Volume Lalu Lintas di Gerbang Tol
Data yang dihimpun menunjukkan fluktuasi volume lalu lintas pada masing-masing Gerbang Tol (GT) di Tol Gempol-Pasuruan selama periode Lebaran sebagai berikut:

  1. GT Bangil
    • Kendaraan keluar: 25.628 unit (naik 16,43%)
    • Kendaraan masuk: 25.700 unit (naik 9,84%)
  2. GT Rembang
    • Kendaraan keluar: 16.896 unit (turun 28,25%)
    • Kendaraan masuk: 16.525 unit (turun 28,57%)
  3. GT Pasuruan
    • Kendaraan keluar: 61.921 unit (naik 11,55%)
    • Kendaraan masuk: 64.475 unit (naik 9,31%)
  4. GT Grati
    • Kendaraan keluar: 21.481 unit (naik 15,29%)
    • Kendaraan masuk: 29.502 unit (turun 4,50%)

Peningkatan kendaraan di GT Bangil dan GT Pasuruan mengindikasikan lalu lintas yang padat pada pintu masuk maupun keluar di kota tersebut selama momen mudik dan balik Lebaran. Sementara itu, GT Rembang menunjukkan penurunan volume kendaraan masuk maupun keluar, diduga terkait preferensi rute alternatif.

Imbauan dari PT Jasamarga Gempol Pasuruan
Perusahaan pengelola tol mengimbau masyarakat yang menggunakan Tol Gempol-Pasuruan agar mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pengguna jalan disarankan memastikan kendaraan dalam kondisi baik, termasuk kelengkapan bahan bakar dan daya pada kendaraan.

Selain itu, pengendara dianjurkan mengisi saldo kartu uang elektronik secara cukup untuk mempermudah transaksi di gerbang tol. Istirahat cukup dan membawa bekal saat berkendara juga ditekankan guna menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Pemantauan dan perbaikan pelayanan tol selama periode sibuk diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Data volume kendaraan ini menjadi acuan penting dalam manajemen lalu lintas dan kesiapan infrastruktur jalan tol di kawasan Gempol-Pasuruan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jatim.antaranews.com

Berita Terkait

Back to top button