DPRD Bogor Apresiasi Polda Jabar Gelar Gerakan Pangan Murah, Bukti Kepolisian Hadir Meringankan Beban Warga

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat bersama Polresta Bogor Kota yang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun Kota Bogor. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu dan menjadi solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara serentak oleh Polda Jawa Barat dan jajaran Polres se-Jawa Barat. Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid A. Bachtiar, menyatakan bahwa program ini bertujuan menyediakan bahan pangan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan pasar umum. Selain membantu daya beli warga, kegiatan ini juga berperan menjaga stabilitas harga di pasar saat memasuki masa konsumsi tinggi.

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, memberikan dukungan penuh kepada inisiatif ini. Menurutnya, gerakan tersebut bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan menunjukkan peran aktif kepolisian dalam merespons tantangan ekonomi masyarakat. Dia menilai sinergi antara Kapolda Jawa Barat, Polresta Bogor Kota, dan Pemerintah Kota Bogor sebagai upaya penting dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi.

Adityawarman menambahkan, kolaborasi ini harus dikembangkan menjadi program edukasi kemandirian pangan bagi warga Kota Bogor. Penguatan pola kerja sama lintas instansi tersebut juga diharapkan menjadi standar pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini penting demi menjaga kedaulatan pangan dan stabilitas ekonomi mikro di wilayah setempat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang ke Alun-alun Kota Bogor untuk memanfaatkan kesempatan membeli komoditas pokok dengan harga terjangkau. Beberapa jenis bahan pangan yang dijual antara lain beras, minyak goreng, gula, dan telur. Harga-harga ini dibuat lebih murah agar dapat membantu penguatan ekonomi keluarga selama masa jelang hari raya.

Selain kegiatan di Alun-alun, Forkopimda Kota Bogor, Ketua DPRD, dan Polda Jawa Barat melanjutkan aksi sosial di depan Mako Polresta Bogor Kota. Mereka membagikan paket takjil gratis kepada para pengendara yang melintas, sekaligus meninjau layanan ganti oli gratis bagi 200 pengemudi ojek online. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian aparat kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat dalam berbagai aspek.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada para driver ojek online serta anak yatim dan dhuafa. Langkah ini memperkuat sinergi institusi pemerintahan dan kepolisian dalam mendukung warga yang membutuhkan. Gerakan Pangan Murah ini dapat menjadi contoh implementasi kolaboratif yang efektif untuk menjaga stabilitas sosial-ekonomi di Kota Bogor.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: megapolitan.antaranews.com

Berita Terkait

Back to top button