Sekitar 520 atlet karate dari 23 perguruan INKANAS ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah INKANAS Jawa Timur Piala Kapolda yang digelar di Gelora Pancasila, Surabaya. Ajang ini berlangsung pada 28–29 Maret dan menjadi salah satu kompetisi penting bagi pembinaan karate di Jawa Timur.
Kejurda ini dibuka oleh Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Suryo Sudarmadi yang mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kejuaraan ini diarahkan untuk menjaring atlet terbaik yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
Jalur pembinaan atlet berjenjang
Suryo menyebut kejurda memiliki nilai strategis karena menjadi ruang seleksi sekaligus pembinaan berkelanjutan bagi karateka daerah. Menurut dia, kompetisi seperti ini penting untuk menjaga kualitas atlet agar terus meningkat melalui pertandingan yang terukur dan rutin.
Ia juga menjelaskan bahwa para juara yang naik podium akan diproyeksikan melaju ke Kejurprov FORKI dan Kejurnas INKANAS. Skema itu membuat Kejurda INKANAS Jatim berfungsi sebagai pintu masuk resmi bagi atlet yang ingin naik kelas ke ajang yang lebih tinggi.
Ketua pelaksana Bisma Julian menegaskan hal serupa. Ia mengatakan kejuaraan ini bukan hanya pertandingan antaratlet, tetapi juga jalur resmi menuju Kejurprov FORKI Jatim dan Kejurnas FORKI yang akan datang.
Kategori pertandingan dan target prestasi
Kejurda mempertandingkan berbagai kelompok usia, mulai dari pra usia dini hingga senior. Selain itu, panitia juga membuka kategori TNI/Polri serta beregu mix agar kompetisi menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai latar belakang.
Berikut kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini:
- Pra usia dini
- Usia dini
- Pra pemula
- Pemula
- Kadet
- Junior
- Under 21
- Senior
- TNI/Polri
- Beregu mix
Para juara umum akan menerima trofi dan dana pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka. Panitia menilai penghargaan itu bisa menjadi dorongan tambahan bagi atlet untuk terus berlatih dan mempertahankan performa terbaik.
Penguatan sportivitas dan silaturahmi antarperguruan
Bisma menyampaikan harapan agar kejurda ini melahirkan atlet yang tidak hanya kuat secara teknik dan fisik, tetapi juga disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan bahwa nilai-nilai karate-do harus tetap menjadi bagian dari proses pembinaan atlet.
Kegiatan ini juga dipandang sebagai ruang mempererat hubungan antarpengurus dan perguruan karate di Jawa Timur. Dengan suasana kompetitif yang sehat, kejuaraan diharapkan mampu menjaga ekosistem prestasi karate tetap hidup dan berkelanjutan.
Dukungan dari berbagai pihak membuat Kejurda Karate INKANAS Piala Kapolda Jatim diproyeksikan menjadi agenda penting dalam pencarian bibit unggul. Ajang ini menjadi salah satu momentum untuk menyiapkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: konijawatimur.co