Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk. Temuan itu muncul saat seorang petani melihat jasad dalam kondisi sudah menjadi kerangka di bawah pohon kopi pada siang hari.
Polisi menyebut identitas korban masih belum diketahui hingga pemeriksaan awal selesai dilakukan. Dari temuan di lokasi, korban diduga laki-laki dengan perkiraan tinggi sekitar 165 sentimeter dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua bulan lalu.
Penemuan Bermula dari Laporan Warga
Kapolsek Gembong Lilik Supardi mengatakan laporan warga langsung diteruskan ke kepolisian setelah temuan itu dilaporkan. Petugas kemudian bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi awal dan melakukan penanganan.
Tim gabungan dari Polsek Gembong, Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD, dan tenaga medis Puskesmas Gembong ikut turun ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan petunjuk yang bisa membantu mengungkap identitas korban.
Kondisi Jasad Sudah Tinggal Kerangka
Hasil pemeriksaan menunjukkan tubuh korban sudah hampir seluruhnya menjadi kerangka. Meski begitu, masih ada sedikit jaringan tubuh yang menempel pada tulang.
Dokter Puskesmas Gembong Wakhyudin memperkirakan korban sudah meninggal sekitar dua bulan sebelum ditemukan. Perkiraan itu menjadi salah satu dasar awal bagi penyelidikan untuk menelusuri kemungkinan waktu kejadian dan penyebab kematian.
Ciri-ciri Awal Korban
Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah petunjuk fisik dan barang yang masih melekat pada jasad. Informasi awal ini penting untuk penyelidikan lanjutan karena identitas korban belum tercatat dalam data warga setempat.
- Diduga berjenis kelamin laki-laki.
- Tinggi badan diperkirakan sekitar 165 sentimeter.
- Mengenakan kemeja lengan panjang warna hijau.
- Menggunakan celana panjang hitam.
- Memakai sandal jepit merah.
Petugas masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan identitas korban. Proses ini biasanya mencakup pencocokan ciri fisik, pengecekan data orang hilang, dan kajian medis forensik jika diperlukan.
Lokasi Penemuan di Area Perbukitan
Kerangka ditemukan di perbukitan Blekutuk, wilayah yang berada di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Lokasi itu berada di area perbukitan dengan akses yang tidak selalu padat, sehingga temuan seperti ini baru diketahui setelah ada aktivitas warga di sekitar lokasi.
Kondisi medan semacam itu kerap menyulitkan proses pencarian petunjuk awal. Karena itu, polisi dan petugas terkait perlu menelusuri kemungkinan apakah korban sudah berada di lokasi dalam waktu lama atau ada faktor lain yang membuat jasad tidak segera ditemukan.
Fokus Penyidikan Masih pada Identitas Korban
Penyidik kini memusatkan perhatian pada pengungkapan identitas kerangka tersebut. Langkah itu penting agar polisi bisa menelusuri latar belakang korban, kronologi kejadian, serta kemungkinan penyebab kematian.
Berikut tahapan yang umumnya dilakukan dalam kasus penemuan kerangka manusia seperti di Pati:
| Langkah | Tujuan |
|---|---|
| Olah TKP | Mengumpulkan petunjuk awal di lokasi |
| Pemeriksaan forensik | Menaksir jenis kelamin, usia, dan waktu kematian |
| Pencocokan data orang hilang | Menemukan kemungkinan identitas korban |
| Pemeriksaan barang bawaan | Menelusuri petunjuk tambahan dari pakaian atau benda pribadi |
Hingga kini, polisi belum menyampaikan keterangan mengenai dugaan penyebab kematian. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah kasus ini terkait peristiwa kriminal, kecelakaan, atau faktor lain yang membuat korban ditemukan dalam kondisi sudah menjadi kerangka.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jateng.jpnn.com








