Jawa Timur Berawan Hari Ini, Waspada Hujan Petir Lokal Yang Bisa Muncul Tiba-Tiba

BMKG Juanda memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Minggu didominasi cerah hingga cerah berawan, namun potensi hujan petir tetap muncul di beberapa wilayah. Kondisi ini membuat masyarakat perlu memperhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi secara lokal, terutama pada pagi hingga sore hari.

Prakiraan tersebut menunjukkan cuaca cenderung stabil pada awal hari, lalu berkembang menjadi cerah berawan saat siang dan sore dengan peluang hujan petir masih terbuka. Pada malam hari, langit diperkirakan tetap cerah berawan dengan potensi hujan ringan, sedangkan dini hari berpeluang muncul kabut atau asap yang dapat menurunkan jarak pandang.

Rincian prakiraan cuaca Jawa Timur

BMKG Juanda menyebut suhu udara hari ini berada pada kisaran 13 hingga 36 derajat Celsius. Kelembapan udara diperkirakan berkisar 45 hingga 100 persen, dengan angin bertiup dari arah utara berkecepatan 5 hingga 24 kilometer per jam.

Berikut ringkasan kondisi cuaca harian di Jawa Timur:

  1. Pagi hari: cerah, dengan potensi hujan disertai petir secara lokal.
  2. Siang hingga sore: cerah berawan, hujan petir masih berpotensi terjadi.
  3. Malam hari: cerah berawan, peluang hujan ringan.
  4. Dini hari: cerah berawan, berpotensi kabut atau asap.

Potensi hujan petir pada pagi dan siang hari menjadi perhatian utama karena dapat muncul tidak merata di sejumlah daerah. BMKG mengingatkan agar aktivitas luar ruang disesuaikan dengan kondisi langit dan perkembangan cuaca setempat.

Prakiraan cuaca maritim Jawa Timur

BMKG Maritim Tanjungperak juga merilis prakiraan cuaca maritim yang berlaku mulai 5 April pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan. Untuk Laut Jawa bagian timur dan Selat Madura, cuaca diperkirakan berawan tebal dengan gelombang relatif rendah.

Di Laut Jawa bagian timur, angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan maksimum 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0 hingga 0,6 meter.

Kondisi serupa berlaku di Selat Madura, dengan cuaca berawan tebal, arah angin dari timur, dan gelombang laut 0 hingga 0,6 meter. Meski tinggi gelombang masih rendah, perubahan cuaca tetap bisa terjadi mendadak sehingga kewaspadaan dibutuhkan.

Kondisi perairan selatan Jawa Timur

Perairan selatan Jawa Timur diprakirakan mengalami hujan ringan dengan arah angin dominan dari timur. Kecepatan angin di wilayah ini dapat mencapai 23 knot atau sekitar 43 kilometer per jam.

Tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Timur diperkirakan lebih tinggi dibanding dua wilayah maritim lainnya, yakni 0,8 hingga 1,6 meter. Kondisi ini penting diperhatikan oleh nelayan dan operator transportasi laut yang melintas di jalur tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala. Peringatan ini relevan karena cuaca laut dan atmosfer daratan di Jawa Timur masih berpotensi berubah cepat pada hari yang sama.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suarasurabaya.net
Exit mobile version