Erwan Setiawan Sampaikan Duka, Gugurnya Prajurit TNI Di Lebanon Menggetarkan Jawa Barat

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian dunia di Lebanon. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di media sosial sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum.

Erwan menyebut almarhum sebagai prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian. Ia menegaskan bahwa pengorbanan tersebut menjadi bagian dari kehormatan tertinggi bagi seorang prajurit yang bertugas di bawah misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNIFIL.

Ungkapan duka dari Wagub Jabar

Dalam pernyataannya, Erwan menulis, “Innalilahi wainnailaihi rojiun. Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, turut berbelasungkawa atas gugurnya Alm. Mayor Inf. (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar.” Ucapan itu disampaikan sebagai penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum.

Ia juga menulis bahwa “Kusuma Bangsa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dengan kehormatan tertinggi. Gugur dalam tugas, menjaga damai di negeri orang.” Kalimat itu menegaskan pandangan bahwa pengabdian almarhum tidak hanya untuk institusi, tetapi juga untuk kemanusiaan.

Pengabdian di misi perdamaian dunia

Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB atau UNIFIL yang bertugas di Lebanon. Misi tersebut dijalankan untuk membantu menjaga stabilitas dan perdamaian di wilayah yang masih rentan konflik.

Kabar gugurnya prajurit TNI ini menjadi sorotan karena mencerminkan besarnya risiko yang dihadapi personel Indonesia dalam misi internasional. Pengabdian di luar negeri kerap menuntut kesiapsiagaan tinggi, keteguhan mental, dan komitmen pada tugas kemanusiaan.

Respons dan doa dari masyarakat

Erwan juga menyinggung bahwa darah yang tertumpah menjadi saksi dedikasi tanpa batas untuk kemanusiaan. Ia menyampaikan doa agar almarhum tenang di sisi Tuhan dan mendapat tempat terbaik sebagai prajurit yang telah menunaikan tugas negara.

Berikut poin penting dari pernyataan yang disampaikan:

  1. Almarhum gugur saat bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.
  2. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan belasungkawa resmi.
  3. Erwan Setiawan mengapresiasi dedikasi dan pengorbanan almarhum.
  4. Masyarakat diharapkan ikut mendoakan keluarga yang ditinggalkan.

Duka atas gugurnya Zulmi Aditya Iskandar juga mencerminkan penghormatan negara terhadap prajurit yang bertugas dalam operasi internasional. Di tengah tugas yang berat, keberadaan pasukan perdamaian Indonesia tetap menjadi bagian penting dari diplomasi kemanusiaan dan upaya menjaga stabilitas dunia.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: 86news.co
Exit mobile version