Provinsi Jawa Timur mencatat volume ekspor total sebesar 997,85 ribu ton pada Januari, dengan kelompok barang SITC 24 kayu dan gabus berada di angka 67,56 juta ton. Angka ini menunjukkan penurunan dibanding bulan-bulan sebelumnya dan menempatkan komoditas kayu dan gabus di jajaran utama ekspor nonmigas daerah tersebut.
Data Bank Indonesia menunjukkan tren pelemahan volume ekspor kayu dan gabus Jawa Timur berlangsung dalam lima bulan terakhir. Pada periode yang sama, volume ekspor bulanan pada Januari sebelumnya tercatat lebih tinggi, yakni 89,22 juta ton.
Posisi kayu dan gabus di daftar ekspor Jawa Timur
Dalam rekap dokumen pabean impor, Jawa Timur mencatat 21 kelompok barang ekspor yang dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok SITC 24 kayu dan gabus masih masuk daftar komoditas dengan volume ekspor besar, meski posisinya kini berada di bawah sejumlah kelompok lain yang bernilai lebih tinggi dari sisi volume.
Berikut daftar 10 kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi Jawa Timur pada Januari:
- SITC kode lain-lain: 312,81 juta ton
- SITC 66 barang-barang dari mineral bukanlogam: 224,61 juta ton
- SITC 51 kimia organis: 113,75 juta ton
- SITC 09 hasil olahan makanan lainnya: 92,41 juta ton
- SITC 64 kertas, kertas karton, dan olahannya: 68,95 juta ton
- SITC 24 kayu dan gabus: 67,56 juta ton
- SITC 63 barang-barang kayu dan gabus: 66 juta ton
- SITC 03 ikan, kerang-kerangan, moluska, dan olahannya: 24,32 juta ton
- SITC 07 kopi, teh, coklat, rempah-rempah: 19,8 juta ton
- SITC 82 perabotan: 11,32 juta ton
Tren lima bulan terakhir masih melemah
Pergerakan ekspor kayu dan gabus Jawa Timur memperlihatkan pola menurun sejak beberapa bulan terakhir. Bank Indonesia mencatat, volume ekspor tertinggi dalam data historis 13 bulan terakhir sempat terjadi pada Juli 2025 sebesar 569,26 juta ton.
Sementara itu, titik terendah tercatat pada April 2025 dengan volume ekspor 59,53 juta ton. Perbedaan data antarbukan ini menunjukkan volatilitas yang cukup kuat pada kinerja ekspor komoditas berbasis kayu dan gabus di provinsi tersebut.
Gambaran komoditas ekspor Jawa Timur
Selain kayu dan gabus, beberapa kelompok barang lain masih menopang struktur ekspor Jawa Timur. Posisi teratas ditempati kelompok SITC kode lain-lain, disusul barang-barang dari mineral bukanlogam dan kimia organis yang mencatat volume jauh lebih besar.
Komposisi ini menunjukkan ekspor Jawa Timur masih ditopang oleh beragam sektor manufaktur dan olahan. Di tengah penurunan pada kelompok kayu dan gabus, data tersebut tetap menegaskan peran provinsi ini sebagai salah satu pusat aktivitas ekspor terbesar di Indonesia bagian timur.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: databoks.katadata.co.id








