Luthfi Turun Ke Karanganyar, Stok Elpiji Jawa Tengah Dipastikan Aman

Stok elpiji di Jawa Tengah saat ini dipastikan aman oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu terkait kelangkaan yang beredar dari wilayah lain.

Pernyataan itu disampaikan saat peninjauan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Wijaya Sarana Gasindo di Karanganyar bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan distribusi elpiji subsidi berjalan lancar dan terus dipantau agar tepat sasaran.

Distribusi elpiji subsidi diawasi ketat

Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada indikasi penimbunan elpiji di Jawa Tengah. Ia mengatakan distribusi sejauh ini berjalan baik dan harus terus dijaga melalui pengawasan di lapangan.

Pemprov Jawa Tengah juga meminta seluruh kepala daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID melakukan sidak secara aktif. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan elpiji subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Penggunaan elpiji 3 kg di sektor usaha ditegaskan tertib

Pemerintah daerah menyoroti penggunaan elpiji 3 kg di sektor usaha yang masih ditemukan di lapangan. Ahmad Luthfi meminta penertiban dilakukan, terutama untuk hotel, restoran, katering, dan laundry yang seharusnya memakai elpiji non-subsidi.

Berikut kelompok yang menjadi fokus pengawasan penggunaan elpiji subsidi:

  1. Rumah tangga yang berhak menerima subsidi.
  2. Usaha mikro yang sesuai kriteria penerima.
  3. Sektor usaha seperti horeka dan laundry yang diminta beralih ke elpiji non-subsidi.
  4. Distribusi di pangkalan dan agen resmi agar harga tetap sesuai HET.

Stok di Pertamina dinyatakan aman

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Fanda Chrismianto, menyampaikan stok elpiji di Jawa Tengah berada dalam kondisi aman. Ia menyebut ketahanan stok mencapai 14.752 MT atau metrik ton.

Untuk wilayah Karanganyar, alokasi harian elpiji 3 kg tercatat 143,8 MT. Penyaluran dilakukan melalui agen dan pangkalan resmi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Pengawasan diperkuat hingga aparat diminta turun tangan

Pemprov Jawa Tengah juga meminta dukungan aparat penegak hukum untuk menindak praktik ilegal. Koordinasi dengan Polda Jawa Tengah diperkuat untuk mencegah penimbunan dan pengoplosan elpiji yang dapat mengganggu distribusi.

Pertamina turut mengimbau masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi agar harga sesuai HET dan distribusi tetap terjaga. Pengawasan berlapis dan koordinasi dengan pemerintah daerah disebut menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan tetap stabil di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Kondisi stok yang aman, distribusi yang terpantau, serta penertiban pengguna elpiji subsidi di sektor usaha menjadi fokus utama pemerintah daerah dan Pertamina agar kebutuhan energi masyarakat Jawa Tengah tetap terpenuhi secara merata.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.metrotvnews.com

Berita Terkait

Back to top button